Bupati Kampar Secara Simbolis Serahkan BLT- DD Tahap III Desa Sibiruang dan Bandur Picak

  • Bagikan

Kampar,reportaseindonesia.id | Bupati Kampar,H. Catur Sugeng Susanto,SH beserta rombongan berkunjung kedesa Sibiruang dalam rangka penyerahan secara Simbolis BLT- DD tahap ketiga tahun 2020 desa Sibiruang dan desa Bandur Picak,bertempat dilos pasar desa Sibiruang,Kecamatan Koto Kampar Hulu,Kabupaten Kampar,Provinsi Riau,rabu siang (24/6/2020).

Tampak hadir pada acara tersebut, Bupati Kampar,H. Catur Sugeng Susanto,SH beserta rombongan, Camat Koto Kampar Hulu, Ahmad Begab, S.sos ,M.si beserta jajarannya, Kepala Puskesmas ( Kapus ) Koto Kampar Hulu, Hj. Zurni, Kapus XIII Koto Kampar II , H. Edi Yahya,Angota Koramil 12 / XIII Koto Kampar, Bhabinkamtibmas desa Sibiruang,Brigadir Faisal Boebata, Kepala desa Se- Kecamatan Koto Kampar Hulu, Ninik Mamak Se- Kecamatan Koto Kampar Hulu, Imam besar desa Sibiruang, H. Dahlius ( H. Buyung ), Ketua LPM desa Sibiruang dan perwakilan warga penerima BLT- DD Tahap III dari desa Sibiruang serta desa Bandur Picak.

Camat Koto Kampar Hulu,Ahmad Begab,S.sos,M.si didalam penyampaiannya mengatakan, Izinkanlah kami menyampaikan beberapa hal kepada bapak bupati yang terhormat dan kami mengucapkan selamat datang pak bupati dikecamatan koto kampar hulu dimana inilah kecamatan bapak yang paling ujung yang berbatasan langsung dengan kabupaten Rohul ( Rokan Hulu ).

” Disinilah pak bupati ujung tombak kita dari sisi sebelah barat yang berbatasan langsung dengan sumatera barat ( Sumbar ) dan sebelah utara berbatasan langsung dengan kabupaten rokan hulu, ujar Camat Koto Kampar Hulu,Ahmad Begab diawal penyampaiannya.

Ahmad Begab menambahkan, Selanjutnya kami informasikan kepada bapak bupati bahwa kami disini alhamdulillah sehat- sehat saja karena masyarakat kami yakin dan percaya apa yang disampaikan pemerintah kabupaten sehubung permasalahan Covid -19 kami sangat mendukung sekali sehingga masyarakat kami yakin serta percaya mereka sudah mematuhi protokol kesehatan sendiri sehingga dikoto kampar hulu aman – aman saja.

BACA JUGA :   email checker

Berikutnya dapat kami sampaikan kepada bapak bupati pada hari ini kita menyerahkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa ( BLT- DD) tahap III dari desa Sibiruang sebanyak lebih kurang 88 penerima dan desa Bandur Picak sebanyak 164 penerima serta desa yang lainnya sudah melaksanakan pembagian BLT- DD tahap ketiga.

” Jadi pada hari ini dan inilah hari terakhir kecamatan koto kampar hulu menyerahkan BLT – DD di kecamatan kita, jelas Ahmad Begab.

Lebih lanjut dikatakan Ahmad Begab , Selanjutnya dapat kami sampaikan kepada bapak bupati bahwasanya kecamatan kami ini sedikit terkendala permasalahan Identitas, makanya kami hari demi hari berkoar- koar baik diwarung- warung maupun dimedia sosial dimana masyarakat kami sekarang terkendala masalah buku Nikah ( Surat Nikah ) sehingga satu rumah itu mempunyai 2 Kartu Keluarga ( KK ) bapak Kadis PMD ( Pemberdayaan Masyarakat Desa ).

” Satu rumah mempunyai 2 KK yaitu KK janda satu serta KK duda satu sehingga satu rumah itu 2 kepada keluarganya yang diakibatkan oleh minimnya kami memiliki surat izin menikah atau Akta Pernikahan dan setelah kami lakukan pendataan dilapangan hampir setiap didesa kami sebesar 10 persen yang belum mempunyai surat nikah sehingga untuk menentukan kemiskinan dikoto kampar hulu sangat sulit sekali.

Tetapi alhamdulillah kami bersama kepala desa dikoto kampar hulu dan kepala KUA kita dimana kami berencana akan mengadakan nikah Massal bagi yang sudah menikah dan bagi yang belum menikah tolong diurus ke Kantor Urusan Agama ( KUA ).

Harapan kami sebagai pemerintah seandainya dilakukan nikah massal kita akan mendapatkan buku nikah,KK ( Kartu Keluarga ), KTP( Kartu Tanda Penduduk), Akte Kelahiran anak.

” Didalam satu rumah kedepannya kita sudah memiliki satu data KK sehingga masyarakat kita tidak terjadinya penggelembungan penerima bantuan ini dan harapan kami kepada bapak bupati yang terhormat melalui dinas sosial ( Dinsos ) nanti kedepannya kami sangat mengharapkan bantuan kalau bisa kami minta tolong adakan nikah massal di kecamatan koto kampar hulu, harap orang nomor satu dikecamatan koto kampar hulu ini sambil mengakhiri penyampaiannya.

BACA JUGA :   Pangdam Jaya Pimpin Sertijab Dandim 0501/Jakarta Pusat BS 

Ditempat yang sama, Bupati Kampar,H. Catur Sugeng Susanto,SH didalam pengarahannya menuturkan, Saya hadir disini bersama Kepala Dinas ( Kadis) Pemberdayaan Masyarakat Desa ( PMD ) serta disebelah kiri adalah Kepala Dinas ( Kadis ) Perkebunan beserta jajaran dan semoga nanti jika ada hal- hal yang memang ingin ditanyakan oleh masyarakat berkenaan dengan pemberdayaan masyarakat desa maupun perkebunan lalu agar dapat didiskusikan.

” Alhamdulillah saya senang pada hari ini bisa hadir ditengah- tengah masyarakat koto kampar hulu khususnya masyarakat desa Sibiruang serta desa Bandur Picak karena sudah cukup lama saya menjabat sebagai bupati kira – kira 15 atau 16 bulan yang lalu dan saya bersyukur bisa melihat secara langsung masyarakat kami ,rakyat kami semuanya dalam keadaan sehat walafiat, ungkap bupati kampar di awal pengarahannya.

Orang nomor satu dikabupaten Kampar ini menambahkan, Hari ini suasananya beda jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya dimana kita kumpul disini dalam suasana Pandemi Covid-19 sehingga orang tua kami atau bapak, ibu harus diatur jaraknya, harus memakai masker, harus sering- sering cuci tangan pakai sabun,harus menjaga perilaku hidup sehat dan ini semata- mata untuk menjaga keselamatan jiwa kita semua sebab kita harus saling menjaga ,kita harus saling mengingatkan bahwa Wabah ini masih ada.

” Mudah – mudahan kita terus berdoa agar wabah Corona ini segera berakhir dan kita semua terhindar dari penyebarannya, amin ya robbal alamin, tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan bupati kampar, Bapak, ibu yang kami hormati tentunya sebagai kepala daerah atau sebagai bupati saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran kepala desa,aparatur desa, Kecamatan, para tokoh masyarakat,Alim Ulama yang terus membantu pemerintah dalam rangka untuk percepatan pencegahan penyebaran Covid -19 ini serta mudah- mudahan apa yang kita lakukan ini adalah bagian dari pada perjuangan kita dan tentunya pemerintah hadir disini dalam rangka menjamin keselamatan jiwa masyarakat atau rakyatnya.

BACA JUGA :   Tamsil Kades Petahana Desa Bandur Picak, Saya Kembali Maju Untuk Membangun Negeri

Barusan tadi saya memberikan atau membagikan bantuan langsung tunai dana desa sebesar Rp.600.000 dan dana desa ini adalah pembagian yang memasuki tahap ketiga sehingga saya berharap kepada bapak kadis PMD serta camat agar seluruh kepala desa supaya dapat menyelesaikan bantuan langsung tunai dana desa ini pada bulan juni ini.

” Sehingga masyarakat bisa menerima secara langsung dan bisa segera untuk memanfaatkan bantuan ini,tegasnya.

Tadi seperti yang disampaikan pak camat,lanjutnya, saya mendengar secara langsung , menangkap secara langsung apa yang menjadi keluhan masyarakat disini dan nanti pak camat setelah pulang dari sini insya allah saya akan langsung kordinasikan dengan dinas catatan sipil kependudukan dengan Kementerian Agama ( Kemenag ) agar nanti diadakan proses mungkin melalui sidang Isbat pernikahan yang pernah kita lakukan kemarin sehingga masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan buku Nikah.

Namun demikian pak camat serta para kepala desa harus memulai tahapannya dengan membersihkan administrasi yang sudah ada dan kita identifikasi berapa masyarakat yang memang datanya belum ada agar disampaikan ke kami nanti akan kita fasilitasi.

” Mudah- mudahan paling tidak dengan segera akan ditindak lanjuti dan tentunya nanti harapan masyarakat untuk mendapatkan buku Nikah dapat segera terpenuhi,tutupnya.

Penulis : Hargono

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

9 − 5 =