Depok,reportaseindonesia.id | Kasus dugaan Korupsi di Dinas Pemadam Kebakaran memasuki babak baru setelah Kajari Depok, Sri Kuncoro menyampaikan langsung dihadapan awak media bahwa kasus sudah naik ke tahap penyidikan.

Kepala Kejaksaan Negeri Depok, Sri Kuncoro menyebut ada dua perkara yang dinaikan ke tingkat penyidikan berkaitan dengan dugaan kasus korupsi di internal Damkar Depok.

Advertisement

“Tadi temen-temen juga tanyain masalah Damkar, Damkar juga sudah kita naikan penyidikan, ada dua perkara kita naikan penyidikan,” ujar Sri Kuncoro, Jumat (17/9/2021).

Kajari mengatakan perkara pertama yang dinaikkan ke tingkat penyidikan yakni berkaitan dengan dugaan korupsi seragam dan sepatu PDL bagi anggota Damkar. Perkara kedua yakni berkaitan dengan pemotongan gaji anggota Damkar Depok.

“Jadi yang pertama terkait dengan pengadaan seragam dan sepatu PDL itu surat perintah penyidikannya 1, yang kedua adalah soal pemotongan gaji, jadi ada 2 surat perintah penyidikan yang sudah kita naikkan,” kata Kajari.

Kajari juga menegaskan, pihaknya tidak mengulur-ulur waktu berkaitan dengan kasus dugaan korupsi di Dinas Damkar

“Jadi ini kita tingkatkan ke penyidikan, jadi kalaupun minggu depan tiba-tiba melihat berbondong-bondong banyak orang diperiksa lagi bukan kita mengulur-ulur waktu, enggak. Karena ini konteksnya sudah beda, jadi waktu itu temen-temen bisa tahu melalui dari tipintel, lalu pidsus, dan sekarang sudah naik ke penyidikan,” jelasnya.

Kemudian Sri menyebut pihaknya sudah menandai beberapa orang yang berpotensi menjadi tersangka. Dia memastikan akan memfokuskan ke beberapa orang yang berpotensi sebagai tersangka tersebut.

“Kalau soal kemudian beberapa orang kita potensial itu iya, justru itulah ketika kita naikkan penyidikan, kita langsung pemeriksaan, kita akan memfokuskan ke orang yang punya potensi itu, tapi penetapannya akan muncul tidak lama setelah itu,” terangnya.

BACA JUGA :   Diduga Tidak Terapkan Prokes saat Bertemu HRS, Calon Walikota Depok Terpapar Covid-19

Sebelumnya, kasus dugaan Korupsi di Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok mencuat setelah salah seorang tenaga honorer melakukan aksi protes dengan membentangkan spanduk. Hal tersebut memicu sorotan awak media  dan menjadi viral di media sosial. (Agus)