Camat,BPP dan Pemdes Tanjung Goro Persiapan Pengolahan Tanah Tanam Padi Sawah

893 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Kampar, reportaseindonesia.id | Camat Koto Kampar Hulu, Ahmad Begab, S.sos,Msi pimpin Gotong-Royong (Goro) persiapan pengolahan tanah tanam padi sawah bersama BPP (Balai Penyuluhan Pertanian) Koto Kampar Hulu, Pemerintah Desa (Pemdes) Tanjung dan Ketua KTNA (Kontak Tani Nelayan Andalan), tepatnya dilahan kelompok tani Kampung Sawah desa Tanjung, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Selasa pagi (3/1/2023).

Hadir dalam kegiatan gotong-royong tersebut, Camat Koto Kampar Hulu, Ahmad Begab, S.sos,M.si, Sekretaris Camat (Sekcam), Gusandri,SP, Kasi PMD, H. Edi Yahya, S.KM dan Stafnya, Kepala BPP koto kampar hulu, Rusdi, SP beserta jajarannya, Kepala Desa Tanjung, Darmendra beserta perangkatnya, Satpol PP Kecamatan, Ketua KTNA , Muharlis serta ketua pemuda desa Tanjung, Marta Adi Putra.

Camat Koto Kampar Hulu, Ahmad Begab, S.sos,M.si saat dikonfirmasi reportaseindonesia.id dilapangan menuturkan, Kegiatan kita pagi ini adalah kelanjutan dari program kita yang sebelumnya sudah ada peningkatan dimana dari awal kita telah memerintahkan saudara kepala desa tanjung untuk membuat pagar dan alhamdulillah hari ini kita sudah melihat langsung dilapangan bahwasanya pagar hampir final sekitar 80 persen serta tinggal lagi pemasangan gawat berduri.

” Setelah selesai pagar kita akan melanjutkan goro ini yaitu sedikit hutan yang akan ditebas atau yang perlu dibersihkan dan alhamdulillah ini hari kita sudah coba goro selama lebih kurang 2 jam bersama pihak BPP dan pemerintah desa tanjung serta ketua KTNA maupun beberapa orang petani.

Jadi kedepannya kami berharap seluruh kelompok tani akan melanjutkan goro ini dan setelah dilanjutkan kami akan turun lagi kelapangan serta kami memprediksi seminggu lagi akan selesai, ujar Ahmad Begab.

BACA JUGA :   Semangat Menyongsong Hari Sumpah Pemuda, Koramil 11/Tambusai Ajak Warga Goro

Camat Koto Kampar Hulu ini menambahkan, Dari awal kami sudah menyampaikan bahwasanya Pilo Projek yang kita bangun ini adalah swadaya dari seluruh elemen,seluruh link sektor dipemerintahan,terutama dibalai penyuluhan pertanian kita sudah mendapatkan benih padi dari dinas pertanian kabupaten kampar dan benih yang kita idam-idamkan selama ini telah sampai kekelompok tani.

Untuk pemagaran alhamdulillah sudah ada kita lihat dilapangan dan tinggal lagi pembajakan, dimana pembajakan kami berpendapat bahwasanya pembajakan ini akan kita lakukan bersama -sama dengan perangkat desa, elemen masyarakat dan pihak TNI ( Tentara Nasional Indonesia) serta Polri.

” Karena pak Danramil dan pak Kapolsek sudah sepakat membantu untuk bersama -sama melakukan pembajakan dan peralatan kita sudah stanby didinas pertanian seperti Tractor maupun Hand Tractor serta tinggal saja menunggu hari H nya, jelas camat koto kampar hulu ini.

Lebih lanjut dikatakannya, Kalau tidak ada hari hujan seluruh peralatan 2 minggu kedepan sudah masuk kelahan sawah kita yang akan dibajak karena harus melewati sungai kampar dan kalau disaat air sungai kampar dangkat Tractor kita bisa menyeberang.

” Kalau air sungai kampar dalam tractor tidak bisa menyeberang dan kita akan menggunakan Hand Tractor karena bisa melewati jembatan gantung.

Program ini seperti yang disampaikan bapak bupati kita tentang ketahanan pangan karena kami menerima langsung dari bapak bupati ada 8 kecamatan yang berpotensi sekali untuk dikembangkan untuk persawahan ini termasuk kecamatan koto kampar hulu , terang Ahmad Begab.

Orang nomor satu dikecamatan koto kampar hulu ini menjelaskan, Kami sebagai Upika kecamatan koto kampar hulu mensuport apa yang diperintahkan bapak bupati kampar dan salah satunya inovasi tentang sawah ini dan dulu sawah didesa tanjung ini sudah ada.

BACA JUGA :   Kekompakan Proses Penyembelihan Hewan Kurban Didesa Pulau Sarak

Sekarang kita tinggal melanjutkan saja sehingga tidak begitu sulit sebab yang kita olah itu bekas sawah juga dan mudah -mudahan apa yang dicita-citakan pak bupati ini tentang ketahanan pangan dikabupaten kampar ini terwujud serta terwujud juga dikecamatan koto kampar hulu ini.

” Yang disampaikan bapak bupati itu untuk menjaga ketahanan pangan dikabupaten bahkan diindonesia, khusus untuk dikoto kampar hulu kita juga menjaga ketahanan pangan sambil menimbulkan kembali keinginan masyarakat untuk bertani yang selama ini tervokus ketanaman lainnya .

Kami berharap kepada masyarakat mari kita bertani lagi ,ayo kita bangun lagi sawah-sawah yang selama ini terkendala dukungan maupun motivasi yang kurang.

” Intinya ini adalah swadaya tidak ada yang namanya proyek ,hal ini sudah dibuktikan pemdes tanjung sudah bangun pagar serta dari dinas pertanian mereka telah memberikan bantuan benih padi dan tinggal lagi tenaga yang dikelola oleh kelompok tani, pemdes tanjung maupun unsur upika kecamatan, tutup Ahmad Begab.

Sementara itu kepala BPP koto kampar hulu, Rusdi, SP sangat mendukung program ketahanan pangan didesa tanjung ini.

” Kami dari pihak balai penyuluhan pertanian kecamatan koto kampar hulu sangat mendung ketahanan pangan didesa tanjung ini untuk melakukan pembajakan sawah karena peralatan kita sudah stanby mulai tractor, hand tractor dan tenaga maupun memotivasi kepada kelompok tani.

Benih padi bantuan dari dinas pertanian kabupaten kampar saat ini sudah diterima oleh kelompok tani dan tinggal saja kita menunggu jadwal pembajakan serta penanamannya saja, pungkasnya.

Penulis : Hargono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

nineteen − 12 =