Proyek Pembangunan Jalan dan Jembatan Didusun Batas yang dikerjakan PT. Pebana Adi Sarana Dalam Tahap Pengerjaan

Loading

Kampar,reportaseindonesia.id | Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas PUPR Prov. Riau kembali menggelontorkan dana untuk yang kedua kalinya pada proyek Pembangunan jalan dan jembatan Simpang Muara Takus – Dusun Batas yang dikerjakan oleh PT. Pebana Adi Sarana dengan nilai Kontrak sebesar Rp. 6.775.666.844,10 bersumber dari APBD Provinsi Riau tahun anggaran 2020,tepatnya berada didusun Batas desa Bandur Picak, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau masih dalam tahap pengerjaan.

” Proyek Pembangunan Jalan dan Jembatan Simpang Muara Takus – Dusun Batas ini ada beberapa Segmen ( Item ) kegiatan pekerjaannya, dimulai dari pembangunan Rigid Beton, Pengaspalan jalan, pembangunan Box Culvert ( Pre Fast ) serta pembangunan Drainase pada paket yang sedang kami kerjakan sekarang ini , ujar pengawas dari pihak Kontraktor PT. Pebana Adi Sarana, Pak Datuk saat dikonfirmasi dilapangan, tepatnya didusun Batas desa Bandur Picak, selasa (22/9/2020).

Lebih lanjut dijelaskannya, Misalnya dari penimbunan itu dimulai dari Sirtu ( Pasir Batu ),ada Normalisasi seperti penambahan Base B dan Base A untuk pengaspalan serta ada Drainase yang memakai Besi Beton.

” Untuk pembangunan Rigid Beton ada 2 titik yang direncanakan pada Segmen pertama sepanjang 200 meter dan yang titik kedua sepanjang 150 meter, dimana Drainase akan dibangun lebih kurang 800 meter tetapi Volumenya belum Fit masih dalam perjalanan dimana kami sambil kerja sambil Fit Volume, jelas pak Datuk.

Ditambahkannya, Kalau untuk pemasangan Box Culvert ada 2 titik dimana yang satu titik sebanyak 9 Unit dan yang satunya lagi 8 Unit sebab kita melihat dari kondisi dilapangan.

“Kalau untuk pengaspalan jalan itu dari awal sepanjang 246 meter lebih dimana yang segmen kedua itu belum tentu entah berapa dapat dari hasil sisa volume ini ,tetapi kata pihak dinas Pekerjaan Umum ( PU ) nambah sampai kebawah sana dan taruklah disini ada lebih kurang sepanjang 300 meter di Segmen kedua ini.

BACA JUGA :   Kordinator Fasilitator BSPS Kab.Kampar Rais Adli : Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya Tidak Dipungut Biaya

Dulu rencana awal yang Segmen ke 4 itu per 600 tetapi Volume belum terkunci dan sekarang kita sambil kerja kita sambil konfirmasi volume.

” Kami berharap dengan hadirnya proyek yang sedang kami kerjakan ini dapat dinikmati oleh masyarakat setempat terutama warga dusun Batas agar ekonomi masyarakat setempat menjadi lancar baik itu sarana Transportasinya dan hendaknya kedepannya masyarakat dusun Batas merasa Merdeka dengan adanya pembangunan ini,harap pak Datuk.

Penulis : Hargono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *