Depok, reportaseindonesia.id|Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok mengambil langkah inovatif dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran.
Melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) DPKP Kecamatan Bojongsari, dibentuklah tim Pemuda Pelopor (PELOR) yang beranggotakan 12 pemuda setempat.
Tim PELOR ini dibentuk untuk menjadi garda terdepan dalam penanganan kebakaran, terutama pada fase awal.
Yudi Kamsiono, Kasubag TU UPT DPKP Bojongsari, menjelaskan bahwa tim ini akan meningkatkan kapasitas pemuda dalam penanganan kebakaran secara cepat.
“PELOR dibentuk untuk meningkatkan kapasitas Pemuda Pelopor dalam penanganan kebakaran dalam waktu jangka pendeknya. Untuk percontohan saat ini ada 12 pemuda yang tergabung,” ujar Yudi yang merupakan salah satu peserta diklat PKP Depok Tahun 2025.
Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi UPTD lain di Depok. Yudi juga menekankan manfaat besar tim PELOR bagi masyarakat, yaitu terciptanya pelayanan publik yang berkinerja tinggi dan cepat tanggap.
Kepala Dinas Damkar Kota Depok, Adnan Mahyudin, menyambut baik dan mendukung penuh pembentukan tim ini.
Ia menjelaskan pentingnya peran PELOR sebagai respons awal sebelum tim Damkar tiba di lokasi.
“Saya sangat mendukung pembentukan PELOR. Penanganan awal kebakaran ada di warga, dan tugas Damkar memiliki waktu respons sekitar 15 menit. Oleh karena itu, pemuda pelopor ini merupakan garda terdepan dalam penanganan kebakaran,” tegas Adnan.
Dengan adanya tim PELOR, diharapkan penanganan kebakaran di wilayah Bojongsari dan sekitarnya bisa lebih cepat dan efektif, sehingga meminimalisir kerugian yang lebih besar.












