DAERAH  

Serda Jefrijal: Asap Dari Kebakaran Hutan dan Lahan Bisa Mengganggu Aktifitas Warga

Rokan Hulu, reportaseindonesia.id |Pemerintah kecamatan Kunto Darussalam Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) seiring adanya peringatan musim kemarau pada 2026.

Selain berisiko merusak lingkungan, kebakaran di kawasan tertentu dinilai dapat berdampak pada aktivitas ekonomi.

Danramil 10 Kunto Darussalam Kodim 0313/KPR Kapten Inf Roni Fasla yang di wakili Babinsa Koramil 10 Kunto Darussalam Serda Jefrijal mengatakan, Kawasan Kecamatan Kunto Darussalam sebagai wilayah yang perlu mendapat perhatian khusus.

Lokasinya yang membuat potensi karhutla di area perhutanan dan perkebunan tersebut berisiko menimbulkan gangguan serius.

“Asap dari kebakaran hutan dan lahan bisa mengganggu aktifitas warga, tegas Serda Jefrijal, Selasa (7/4/2026).

Jika terjadi kabut asap, tentu berpengaruh juga terhadap pergerakan ekonomi masyarakat dan menurutnya upaya pencegahan harus dilakukan sejak dini.

Pemerintah Kecamatan pun mendorong penyediaan sumber air dikawasan rawan, antara lain melalui pembuatan kanal untuk memastikan ketersediaan air .

Di sisi lain, pemerintah Kecamatan mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar dan
praktik tersebut dinilai masih menjadi salah satu pemicu utama karhutla yang sulit dikendalikan.

” Jangan membuka lahan dengan dibakar dan api bisa merembet serta meluas, selain merusak lingkungan juga ada konkesuensi hukum, tutup Serda Jefrijal.

Sumber: Pendim 0313/KPR

BACA JUGA :   Babinsa Koramil 04/Pkl.Kuras Bantu Dalam Pencarian Korban Tenggelam di Sungai Bangkarai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *