Meskipun Kabut Asap Menyelimuti Kota Sorek Tetapi Aktivitas Belajar Mengajar Tetap Jalan

  • Bagikan

Pelalawan,reportaseindonesia.id | Kemarau panjang melanda sebagian besar wilayah Indonesia dimana salah satunya adalah Provinsi Riau dan khususnya Kabupaten Pelalawan yang berdampak besar bagi kehidupan masyarakat tempatan.

Pantauan reportaseindonesia.id bahwa kekeringan air sudah terjadi dimana-mana dan kebakaran lahan dan hutan ( Karlahut) telah tak terhindari lagi yang mengakibatkan timbulnya kabut asap hingga menyelimuti wilayah Kecamatan Sorek ,Kabupaten Pelalawan ini sampai jarak pandang terbatas serta penyakit inspeksi pernapasan atas atau ISPA mulai berjangkit kepada masyarakat sekitarnya.
Kendatipun demikian Aktifitas masyarakat tidak terhenti dan begitu juga didunia pendidikan tetap jalan seperti biasa.

Wakil ketua PGRI Kecamatan Pangkalan kuras, Ustadz Suardi, SHI ketika ditanya reportaseindonesia.id apakah ada rencana meliburkan sekolah akibat kabut asap dan Ustadz Suardi menuturkan,Untuk hal ini kita menunggu arahan dari kementerian Pendidikan Kabupaten Pelalawan dan sampai saat ini setahu saya belum ada pemberitahuan dari Kementerian Pendidikan Kabupaten Pelalawan untuk meliburkan sekolah, ujar Ustadz Suardi kepada reportaseindonesia.id, kamis(22/08/2019).

Lebih lanjut dikatakannya,Kami menghimbau agar kegiatan belajar mengajar tetap dilaksanakan didalam kelas atau ruang saja, tetapi kami mengharapkan selalu menggunanakan Masker.

“Kami mengajak kepada seluruh masyarakat untuk berhati-hati menggunakan api karena semuanya mudah terbakar dan mari kita banyak-banyak ber “Istighfar serta berdoa agar Allah segera menurunkan hujan,ajak Ustadz Suardi yang merupakan Ketua MDI,FPI Pangkalan Kuras itu.

Penulis : Arisman

Editor : Hargono

BACA JUGA :   Peduli Kesehatan, Babinsa Koramil 16/Tapung Dampingi Pelaksanaan Posyandu
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

nine + twenty =