Cegah Covid -19, Pintu Masuk Kedesa Bandur Picak Dijaga Ketat 1 X 24 Jam

Kampar,reportaseindonesia.id | Guna memutus mata rantai penyebaran Virus Corona atau Covid-19, dua pintu masuk kedesa Bandur Picak dijaga ketat dalam 1 X 24 jam, tepatnya diposko Siaga Satu antara desa Sibiruang dengan desa Bandur Picak dan diposko Siaga Dua yang berbatasan langsung antara Kabupaten Rokan Hulu ( Rohul) dengan Dusun V desa Bandur Picak,Kecamatan Koto Kampar Hulu,Kabupaten Kampar,Provinsi Riau.

Informasi yang didapat, Dua pintu masuk kedesa Bandur Picak dijaga ketat dalam waktu 1 X 24 Jam tersebut bukan hanya dalam rangka mencegah penyebaran Virus Corona atau Covid-19 saja tetapi juga untuk mengurangi angka kenakalan remaja didesa tersebut.

” Memang benar pintu masuk kedesa Bandur Picak dijaga ketat dalam waktu 1 X 24 Jam guna untuk mencegah atau memutus mata rantai penyebaran Covid-19 didesa Bandur Picak dan kami menjaga pintu masuk diposko Siaga satu maupun posko Siaga dua dilakukan secara bergiliran.

Untuk disiang hari kami seluruh aparatur desa diperintahkan oleh bapak kepala desa untuk piket sebanyak 2 orang setiap harinya serta kemudian untuk piket dimalam hari itu posko dijaga mulai dari RT / RW ,BPD, Pemuda serta Tokoh masyarakat setempat dan selama ini pintu masuk diposko Siaga satu maupun posko Siaga dua terus dijaga ketat dalam waktu 1 X 24 jam, ungkap ketua piket di Posko Siaga Satu , Sidel menuturkan kepada reportaseindonesia.id , senin pagi (27/4/2020).

Lebih lanjut dikatakannya, Kalau untuk didesa Bandur Picak ada dua pintu masuk yang dijaga ketat dalam waktu 1 X 24 Jam dimana pintu masuk yang pertama atau Posko siaga satu terletak diperbatasan desa Sibiruang dengan desa Bandur Picak dan kemudian untuk Posko Siaga duanya itu berada diperbatasan kabupaten Rokan Hulu ( Rohul) dengan Dusun V desa Bandur Picak.

BACA JUGA :   Lelah Wartawan Hilang saat Melihat Senyum Warga Menerima Bansos dari Kemensos

Posko Siaga satu serta Posko siaga dua ini kita jaga ketat dalam waktu 1 X 24 Jam sejak mulai tanggal 15 April lalu dengan secara piket bergiliran dan tentunya harapan kami semoga desa Bandur Picak pada umumnya maupun desa- desa lain khususnya koto kampar hulu jangan sampai terjangkit yang namanya Virus Corona ini.

” Setiap warga yang masuk kedesa Bandur Picak semuanya kita periksa mulai dari kita semprot Disinfektan, Cek suhu tubuh hingga kita anjurkan untuk mencuci tangan dan tujuan kita menjaga posko atau pintu masuk secara ketat guna untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 didesa kami serta juga untuk mengurangi atau menekan angka kenakalan remaja didesa Bandur Picak yang kami cintai ini, pungkasnya.

Penulis : Hargono.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

11 + two =