Bintan,reportaseindonesia.id | Menjelang hari raya Idul Fitri serta dalam menghadapi wabah Pandemi Covid-19 di Kabupaten Bintan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bintan memantau ketersediaan kebutuhan pangan terutama Daging dan telur ayam.

Guna untuk melakukan pengawasan serta pemantauan ketersediaan daging ayam dan telur ayam di kandang.

Advertisement

Manajer PT.Indrajaya Agrinusa unit Thatcher Teluk Bintan,Suyudi S.pt kepada reportaseindonesia.id mengatakan, Sebelum melakukan pengawasan ke Kandang dan Tim yang dipimpin langsung oleh Kadis DKPP Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau ( Kepri ), Khairul melakukan kunjungan ke PT. Indojaya Agrinusa Unit Bintan (Japfa Group) selaku perusahaan yang bergerak dibidang penetasan telur (Hatchery) untuk DOC (Day Old Chicken) atau bibit ternak ayam potong.

Berdasarkan hasil kunjungan dan diperoleh informasi bahwa produksi DOC di PT Indojaya Agrinusa yang dihasilkan pada musim Covid -19 serta menjelang Hari raya Idul Fitri ini cukup tersedia dimana Produksi DOC sebagian besar dilakukan karena adanya permintaan dari peternak.

” Jika permintaan tinggi PT. Indojaya Agrinusa bersedia dan siap untuk memenuhi sesuai permintaan tersebut , jelas Suyud.

Kebutuhan bibit ayam pedaging (DOC) di pulau Bintan sekitar 53% di supply dari PT. tersebut dan sisanya dari luar pulau Bintan seperti pulau Batam serta juga ada dari Sumatera Utara,sambungnya.

Ditempat yang sama, Kepala dinas ( Kadis) DKPP Kabupaten Bintan, Khairul dengan didampingi oleh tim dari Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pelaku Industri peternakan yang senantiasa turut memberikan kontribusi menyediakan kebutuhan pangan terutama daging serta telur ayam untuk masyarakat Kabupaten Bintan pada khususnya dan masyarakat Kepri pada umumnya.

” Saat ini harga ayam stabil ditingkat kandang serta demikian juga dengan ketersediaan Ayam Pedaging disaat wabah Covid-19 dan menjelang Idul Fitri ini diprediksi ketersediaannya cukup tersedia.

BACA JUGA :   Resnarkoba Polres Kampar Ringkus Pengedar Shabu dan Daun Ganja Kering di Desa Senama Nenek

Dimana menurut Surya (Acia) peternak ayam broiler diwilayah Tembeling Tanjung pihaknya saat ini sudah mulai memanen ayamnya dan setiap hari ada sekitar 800an ekor ayam yang dipanen untuk dikirim ke Tanjung Pinang, Kijang serta wilayah Bintan lainnya dengan total ayam yang dipelihara ada sekitar 15 ribu ekor,tutupnya.

Terpisah,Salah seorang peternak ayam yang bernaung di PT. Charoen Pokpand Indonesia yang berlokasi di Kampung Karang Anom Kecamatan Toapaya Asri, Sudarno menuturkan, Ketersediaan daging ayam saat ini sangat cukup dan warga tidak perlu khawatir akan kehabisan daging ayam, sebutnya.

Sementara itu kepala Seksi Kesehatan Hewan DKPP Kabupaten Bintan,Drh.Iwan Berri Prima yang juga turut serta turun kelokasi kandang menyebutkan , Saat ini kondisi ayam dikandang diwilayah Bintan dalam keadaan sehat dan tidak ada laporan kematian ayam mendadak serta kematian dalam skala besar.

” Semoga kondisi yang baik ini tetap dijaga dan dipertahankan karena mengingat Kabupaten Bintan masih belum dinyatakan bebas penyakit Avian Influenza atau Flu Burung,” harapnya.

Penulis : Sudarno

Editor : Hargono