PDAM Tirta Asasta Bagikan Nasi Kotak Selama 20 Hari kepada Masyarakat Terdampak Covid-19

Depok,reportaseindonesia.id | Dalam rangka wujud kepedulian kepada masyarakat yang terdampak Covid-19, PDAM Tirta Asasta melaksanakan aksi sosial berbagi nasi kotak untuk berbuka puasa bagi mereka yang terdampak Covid-19.

Dalam kurun waktu 20 hari mulai 3 Mei hingga 22 Mei 2020 Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta Kota Depok setiap hari memberikan nasi bungkus atau nasi kotak untuk berbuka puasa khususnya bagi masyarakat miskin yang terdampak penyebaran Covid-19.

“Ini bentuk kepedulian, kebersamaan dan gotong royong dari jajaran PDAM Tirta Asasta melihat kondisi masyarakat di tengah pandemi Covid-19 yang mewabah sekarang ini,” kata Wali Kota Depok Mohammad Idris didampingi Pjs Direksi PDAM Tirta Asasta Kota Depok Banu Muhamad Haidlir, Senin (11/5/2020).

Kepedulian itu sangat penting, ujar Banu, terlebih dalam kondisi perekonomian yang menurun serta penyebaran virus Corona atau Covid-19 yang tengah mewabah di masyarakat. Tentunya masyarakat Kota Depok ikut terimbas dari penyebaran Covid-19 apalagi adanya program Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dilakukan dua kali.

“Praktis kegiatan di luar rumah sama sekali tidak bisa dilaksanakan, untuk itulah peranan perusahaan dan pengusaha untuk membantu mereka selain dari pemerintah,” ujarnya didampingi Ketua PMI Kota Depok Dudi Mir’az.

Sedangkan Pjs Direksi PDAM Tirta Asasta Kota Depok Muhammad Haidir menambahkan, kegiatan bantuan makanan nasi kotak atau nasi bungkus dilakukan sejak 3 Mei hingga 22 Mei 2020 mendatang atau selama 20 hari bekerja sama dengan PMI Kota Depok untuk membantu masyarakat berbuka puasa terlebih dalam kondisi penanganan Covid-19.

“Insya Allah setiap harinya kami menyiapkan 500 nasi kotak. Untuk penyalurannya kami serahkan kepada pihak PMI Kota Depok,” ujarnya, yang mengaku kegiatan sosial ini merupakan kepedulian jajaran PDAM Tirta Asasta Kota Depok untuk meringankan sedikit beban di masyarakat Kota Depok. (agus)

BACA JUGA :   Masih Zona Kuning, Car Free Day Belum Diperbolehkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twelve + 13 =