Pipa Perseroda Tirta Asasta di Jalan Merdeka Jebol, Kinerja Pelaksana Dipertanyakan

Depok,reportaseindonesia.id | Pipa saluran Perseroan Daerah (Perseroda) Tirta Asasta di jalan Merdeka Sukmajaya, Kota Depok yang baru dipasang jebol menuai komentar netizen dan warga.

Proyek pengadaan dan pemasangan pipa distribusi utama dari IPA Legong sampai dengan Polsek Sukmajaya yang dikerjakan PT. DHARMA NUSA PUTRA dengan nilai proyek Rp 11.858.442.000, diduga dikerjakan tidak profesional.

Hal tersebut mengakibatkan air  menyembur ke jalan disertai lumpur bekas galian memenuhi sebagian jalan Merdeka.

“Kejadian sekitar pukul 21.00 wib, warga sekitar langsung kaget melihat luapan air bercampur lumpur memenuhi jalan. Ternyata pas dicek berasal dari proyek saluran. Padahal baru dipasang itu kok jebol,” ujar Ricky saat ditemui dilokasi, Minggu (10/04/2022).

Dirinya, masih Ricky mempertanyakan kinerja pelaksana proyek yang kurang profesional “Kaya nya sih dikerjakan asal aja, masak baru dipasang langsung jebol begitu. Kami selaku warga berharap hal tersebut tidak terulang kembali,” pungkasnya.

Selain warga, netizen juga ikut mengomentari kejadian tersebut yang diposting di instagram @infodepok_id. Postingan tersebut dalam waktu 2 jam sudah ditonton 14.550 tayangan.  Komentar salah satunya datang dari akun instagram @bo_hai dirinya menyebut pekerjaan tersebut finisingnya tidak benar “Abis digali tp finisingnya gk bener banyak lubang dan tanah, pake dibocorin lagi… Awas aja pam tiba2 mati..😢,”ungkap salah stu netizen

Sementara itu, Dirut Perseroan Daerah (Perseroda) Tirta Asasta M. Olik saat dikonfirmasi via pesan singkat, masih belum bisa dihubungi.

Kejadian tersebut mendapat respon cepat dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok, dengan bertindak cepat melakukan penutupan jalan dan penyemprotan guna mencegah hal yang tidak diinginkan. Dari informasi yang didapat sebelumnya salah satu pengendara sempat terpeleset akibat jalan yang dipenuhi lumpur tersebut.

BACA JUGA :   Naas,, Rumah Warga Desa Ranah Sungkai Ludes Dilalap Sijago Merah

Selain itu, sebelumnya warga juga mengeluhkan bekas galian yang tidak diperbaiki, pelaksana hanya menaruh karung berisi tanah. Hingga berita ini diturunkan bekas galian tersebut belum dilakukan pengecoran kembali. (Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

7 + twelve =