DAERAH  

Terkait Insiden di Jalan Merdeka, Pelaksana Proyek PDAM Berikan Penjelasan

Depok,reportaseindonesia.id | Warga sekitar Proyek pemasangan pipa PDAM dari Legong sampai Polsek Sukmajaya beberapa waktu lalu keluhkan mengenai kerusakan jalan dan insiden yang terjadi di jalan Merdeka.

Menanggapi hal tersebut, Evan Sopandi selaku Pelaksana Proyek mengatakan untuk kerusakan jalan yang di Legong menunggu pemadatan tanah

“Terkait kegiatan yang kemarin di pipa 600 sudah kita padati, sengaja kita levelnya permukaan kita samain karena pasti ada penurunan. Penurunan ini biasanya di 2 minggu sampai 3 minggu baru maksimal, untuk hari ini kita insyaallah melaksanakan pengecoran. Sudah beberapa kali turun hujan dan pemadatan menurut kami sudah maksimal. Jadi untuk pelaksanaan di jalur Legong Raya tidak kita tinggalin, intinya kita menunggu pemadatan yang sangat sempurna supaya tidak terjadi lagi penurunan lagi biar sesuai dengan spek yang ada,” ujar Evan saat ditemui dilokasi pengecoran, Selasa (12/04/2022).

Terkait Pipa yang Jebol

Beberapa hari lalu sempat terjadi insiden meluapnya air dan lumpur dipermukaan jalan Merdeka (10/04)

Mengenai air yang naik ke permukaan, masih Evan, kita sedang mengadakan Hydro Test. Hydro Test ini biasanya penekananya sampai 10 bar karena pipa ini panjangnya 6 meter dengan panjang segitu lumayan panjangnya kita lakukan test pakai test tekan air, pakai mesin Hydro Test dari beberapa ratus sambungan mungkin ada yang kurang sempurna satu.

” Yang tidak sempurna ini biasanya penyebabnya, satu faktor alam keduanya dari faktor human error dari pekerja. Cuma kesigapan kita dilapangan kita langsung melakukan perbaikan, dan untuk area sekitar kita konfirmasi hal tersebut akibat hydro test terjadi human error,” terangnya.

Evan juga menjelaskan standar PDAM untuk melakukan test sebesar 10 bar “Standart dari PDAM 10 bar untuk kemarin baru 7 Bar, karena kurang maksimal posisinya ada human error. Pipa kita sambung per 6 Meter karena kapasitasnya ada banyak mungkin ada trouble dari penyambungan itu untuk saat ini langsung kita lakukan perbaikan. Mengenai perizinan kita ke kota Depok, untuk kedalaman sendiri standart dari PDAM untuk pipa 400 di 2 meter kedalamannya,” jelasnya.

BACA JUGA :   Ringankan Beban Warga, Babinsa Koramil 07/Kpr Bantu Warga Dalma Penimbunan Pondasi Rumah

Harapan kami, semoga tidak terjadi lagi human eror ini. Untuk keluhan mohon diinfokan saja kami dari tim pelaksana dan tim PDAM siap monitoring terus untuk kegiatan yang sudah berjalan, untuk yang kurang rapi mohon diinfokan.

“Untuk masyarakat kami dari pihak pelaksana pekerjaan memohon maaf terkait insiden itu. Kedepannya pipa yang kita tanam ini aksesnya untuk pemisahan jaringan, mungkin manfaat yang bakal didapat di Depok bakal menyeluruh. Jadi air PDAM tidak hanya dikonsumsi warga perumahan saja tetapi warga sekitar perumahan. Untuk kegiatan PDAM sudah berjalan sampai wilayah Tapos dan wilayah Cinangka sehingga jaringan pipa ini bisa bermanfaat ke seluruh warga,” tutupnya.

Untuk diketahui, proyek pengadaan dan pemasangan pipa distribusi utama dari IPA Legong sampai dengan Polsek Sukmajaya yang dikerjakan PT. DHARMA NUSA PUTRA dengan nilai proyek Rp 11.858.442.000,00 dengan waktu pelaksanaan mulai 20 Desember 2021 sampai 18 Mei 2022. (Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

nine − 4 =