![]()
Kampar, reportaseindonesia.id | Sebanyak 157 KPM ( Keluarga Penerima Manfaat) menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa ( BLT-DD) tahun 2022 untuk bulan Januari, Februari dan Maret sebesar Rp. 300.000 perbulan, bertempat diaula kantor desa Bandur Picak, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Senin pagi (23/5/2022) sekitar pukul 10:00 wib.
Tampak hadir dalam penyaluran BLT-DD tahun 2022 tersebut, Kepala desa Bandur Picak yang diwakili oleh Sekdes, Firman beserta jajarannya, Pendamping desa, Apriwaldi, SP, Pendamping Lokal Desa ( PLD), M. Ali Syam, Ketua BPD desa Bandur Picak, Satpol PP desa Bandur Picak dan sebanyak 157 KPM.
Ketua BPD desa Bandur Picak, Abdullah, S.hum dalam sambutannya mengatakan, Pada kesempatan ini mungkin tidak banyak yang saya sampaikan dan yang pertama sekali apa yang disampaikan oleh saudara Sekdes tadi setiap kita menerima bantuan dari dana negara tentunya ada syarat-syarat yang dibuat oleh pemerintah karena pemerintah desa ini cuma hanya menjalankan sesuai dengan aturan yang dibuat oleh pemerintah dan sewaktu penyaluran BLT-DD ini dimana bapak -bapak ataupun ibu-ibu yang belum lengkap persyaratannya jangan ada Anarkis ,jangan ada desak mendesak tetapi dikemudian hari ambil uang itu karena uang bantuan ini tidak akan hilang , kalau hilang laporkan kepada saya tapi lengkapi dulu persyaratannya kalau hari ini belum lengkap.
” Saya ulangi sekali lagi bahwa pemerintah bandur picak cuma menjalankan untuk melayani bapak-bapak, Ibu-ibu untuk menyalurkan BLT-DD ini dan alhamdulillah desa bandur picak terbanyak untuk wilayah kecamatan Koto Kampar Hulu.
Yang kedua yang menerima bantuan langsung tunai dana desa ini telah di Verifikasi serta sudah ditinjau langsung oleh kepala dusun masing-masing serta dimusyawarahkan dalam forum tentang kelayakan bapak-bapak maupun ibu-ibu dan kalau ada yang melaporkan tidak layak tapi yang melaporkan harus bertanggung jawab supaya kami dari pemerintah desa bisa menjalankan tugas dengan baik, tetapi terkadang pelapor tidak bisa bertanggung jawab itu sama saja Hoax, ucap ketua BPD desa Bandur Picak diawal sambutannya.
Lebih lanjut dikatakannya, Penerimaan bantuan ini untuk bulan Januari, Februari serta bulan Maret dan jangan lupa mengucapkan terima kasih kepada yang maha kuasa karena pemerintah masih memperhatikan kita yaitu masyarakat -masyarakat yang lemah ekonominya.
” Gunakanlah sebaik mungkin bantuan ini untuk kebutuhan hidup sehari -harinya dan kepala desa kita tidak dapat hadir ditengah-tengah kita karena berhubung ada urusan yang juga penting untuk masyarakat desa bandur picak, tutup Abdullah.
Penulis : Hargono












