![]()
Pekanbaru, reportaseindonesia.id |Forum Masyarakat Penyelamat Pulau Mendol ( FMPPM ) menyerahkan berkas penolakkan HGU (Hak Guna Usaha) Sawit PT. TUM dihadapan Gubernur Riau , H. Syamsuar kepada Ketua Komisi II DPR RI, Dr.H, Ahmad Doli Kurnia Tanjung.
Hal itu dijelaskan oleh perwakilan koordinator FMPPM Wan Andi Gunawan dan ia menyampaikan hari ini FMPPM secara resmi menyerahkan langsung berkas penolakkan HGU PT kepada ketua Komisi II DPR RI.
“Kami hari ini secara lengkap telah menyerahkan berkas penolakkan HGU PT. TUM kepada Ketua Komisi II DPR RI ,Dr H, Ahmad Doli Kurnia Tanjung dan alhamdulillah beliau akan ikut mengawal terkait persoalan PT. TUM ini,” jelas Wan Andi Gunawan kepada awak media, minggu ( 09/10/2022).
Wan Andi Gunawan menjelaskan bahwa ketua komisi II DPR RI,Dr H, Ahmad Doli Kurnia Tanjung langsung membuka lembaran berkas tersebut dengan melihat surat permohonan pencabutan HGU PT. TUM dari Pemda Pelalawan kepada BPN Provinsi Riau.
“Pak Doli juga sempat melihat surat permohonan pencabutan HGU PT. TUM dari Pemda Pelalawan kepada BPN Provinsi Riau dan dari dasar itulah ia akan fokus mengawal permasalahan ini serta FMPPM berharap DPR RI juga mendesak kementerian ATR/BPN secepat mencabut HGU PT.TUM ini karena PT. TUM telah membuat gejolak masyarakat Pulau Mendol, terangnya.
Disisi lain Wan Andi Gunawan juga menyampaikan bahwa FMPPM juga telah menyerahkan berkas penolakkan ini kepada Wamen ATR Raja Juli Antoni beberapa waktu lalu.
“Saya juga menyampaikan kepada pak Doli berkas penolakkan HGU PT. TUM ini telah sampai ke tangan Wamen ATR Raja Juli Antoniz dan itu semakin menguatkan kita agar HGU PT. TUM ini segera dicabut.
FMPPM berharap kementerian ATR/BPN tidak berlama-lama untuk memprosesnya agar gejolak masyarakat pulau Mendol tidak berlarut-larut dan mudah-mudahan keinginan kita ini segera terwujud, pungkas Wan Andi Gunawan.
Turut hadir dalam penyerahan berkas penolakkan HGU Sawit PT. TUM ini yaitu Ketua DPRD Provinsi Riau Yulisman dan Wakil Bupati Pelalawan H. Nasaruddin, SH, MH.
Penulis : Arisman
Editor : Hargono












