DAERAH  

Ahmad Begab Bersama Upika Tinjau Lahan Sawah Yang Akan Diolah Didesa Tanjung

Loading

Kampar, reportaseindonesia.id | Camat Koto Kampar Hulu, Ahmad Begab, S.sos,M.si bersama pihak Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kapolsek XIII Koto Kampar yang diwakili oleh Bhabinkabtibmas desa Tanjung dan pihak pemerintahan desa Tanjung melakukan kegiatan peninjauan lahan sawah yang akan diolah, tepatnya berada di Kobu Sawah (Kampung Sawah) desa Tanjung, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Kamis pagi ( 20/10/2022).

Kegiatan peninjauan lahan sawah yang akan diolah tersebut dipimpin langsung oleh Camat Koto Kampar Hulu, Ahmad Begab, S.sos,M.si didampingi oleh Kasi PMD, H. Edi Yahya, SKM serta diikuti oleh Kapolsek XIII Koto Kampar yang diwakili oleh Bhabinkamtibmas desa Tanjung, Aipda Onrianto, S.pd , Supervisor Balai Penyuluhan Pertanian kecamatan Koto Kampar Hulu, Rahminil Yati, Penyuluh Swadaya desa Tanjung, Muharlis, Admin BPP, Muhammad Zukni, Kepala desa Tanjung, Darmendra beserta perangkatnya dan pendamping desa Tanjung, Iip Faldo.

Camat Koto Kampar Hulu, Ahmad Begab, S.sos,M.si saat dikonfirmasi reportaseindonesia.id dilapangan menuturkan, Kita ini hari melakukan kegiatan peninjauan lahan sawah yang akan diolah berdasarkan dari hasil rapat koordinasi dengan kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Koto Kampar Hulu kemarin pada tanggal 19 Oktober 2022 dikantor camat koto kampar hulu serta pendamping desa dan disitu saya ingin mengidentifikasi berapa banyak sawah yang ada dikecamatan koto kampar hulu ini .

Setelah dilakukan pendataan oleh pihak BPP ternyata yang terbanyak sawah itu ada didesa tanjung dan didesa tanjung ini ada 3 kelompok tani dimana dari 3 kelompok tani itu kita akan mengerucut kekelompok Kobu Sawah atau Kampung Sawah.

” Makanya ini hari kita meninjau langsung dimana dulu disitu banyak terdapat sawah dan setelah perputaran jaman ada yang dialih fungsikan menjadi kebun sawit , kebun jeruk serta perikanan, jelas Ahmad Begab.

BACA JUGA :   Kapolsek XIII Koto Kampar Berkolaborasi Dengan Bumdes Tanam Jagung Pipil Didesa Koto Tuo Barat

Camat Koto Kampar Hulu ini menambahkan, Jadi ini hari dalam peninjauan lahan sawah yang akan diolah kita bawa pihak BPP serta pihak pemerintahan desa karena ini merupakan program ketahanan pangan yang tertuang dananya di Dana Desa (DD) dan alhamdulillah berkat dari program ketahanan pangan itu ada dana untuk pemagaran.

Setelah kita tinjau lahan yang seluas lebih kurang 2 hektare ini akan kita jadikan Filo Projeck berapa luas yang akan dipagar dan dalam waktu dekat ini akan segera kita lakukan pemagaran sebab dananya sudah Stanby tinggal pelaksanaannya.

” Sehingga filo projeck kita ini benar -benar dilaksanakan dengan sempurna, jadi kami selaku upika ini berencana dimana filo projeck yang awalnya dilakukan pembajakan karena kata kepala BPP alatnya ada, tenaga kita ada dan untuk yang seluas 2 hektare itu nanti kita akan kerjakan secara bersama -sama menggotong royongkannya bersama pihak BPP, ucap camat koto kampar hulu ini.

Orang nomor satu dikecamatan koto kampar hulu ini melanjutkan, Kalau program kita ini sudah berjalan dan saya selaku camat koto kampar hulu merencanakan diwaktu Melouncingnya kita akan mengundang bapak Bupati Kampar karena program ini berkaitan dengan program ketahanan pangan kabupaten kampar .

” Harapan kami sebagai pemerintah kecamatan kita ingin bibit yang ditanam oleh pak bupati yang dipromosikan di Muara Uwai kemarin dan bibit itu yang akan kita coba disitu.

Jadi ada filo projecknya dikabupaten dan kita kasih dikecamatan dan oleh karena itu lahan yang seluas 2 hektare ini akan kita bangun semaksimal mungkin serta kita bangun sesuai prosedur dinas pertanian, harap Ahmad Begab.

Kalau soal bibit kami yakin serta percaya dari dinas itu banyak dan kepada kelompok tani kita akan menggratiskan Surat Keterangan Tanah (SKT) kepada kelompok itu sehingga kelompok tani itu tetap menanam padi sampai akhir hayat yang tujuannya untuk swasemba beras.

BACA JUGA :   Terkait Kemarau Panjang Di Provinsi Riau, Kepala Kemenag Pelalawan Ajak Umat Untuk Perbanyak Istighfar

” Kalau kita pergi kepasar problema kita itu adalah membeli beras karena harga beras sekarang terus naik sebab kita sampai impor beras kedaerah kita dari kabupaten atau provinsi lain.

Coba kecamatan kita mampu mandiri pangan atau swasembada pangan saja seperti desa Tanjung, Gunung Malelo dan desa Bandur Picak.

” Diakhir-akhir ini bapak Pj. Bupati kita mempromosikan adanya penanaman padi yang sudah di Louncing di Muara Uwai, jadi bibit itu kami berharap kepada dinas pertanian kabupaten kampar dan bibit itu yang tumbuh dikecamatan koto kampar hulu terutama didesa Tanjung , Gunung Malelo serta desa Bandur Picak , tutup Ahmad Begab.

 

Penulis : Hargono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *