![]()
Kampar, reportaseindonesia.id | Kondisi gedung bangunan lama UPT SDN 001 Tanjung yang terletak di desa Tanjung, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau sudah cukup memprihatinkan dan tentunya sangat membutuhkan perhatian dari dinas terkait ataupun pemerintah daerah.
Pantauan reportasendonesia.id dilapangkan, Kondisi gedung bangunan lama yang dibangun sejak tahun 1960 tersebut sudah banyak mengalami kerusakan yang cukup parah mulai dari Flaponnya pada terkelupas dan berlobang-lobang, atap sebagian ada yang bocor serta dinding- dindingnya retak-retak.
” Gedung bangunan lama sebanyak 6 lokal ini dibangun sejak tahun 1960 silam dan menurut cerita dari guru- guru yang sudah lama mengajar di SDN 001 Tanjung ini bahwa sekitar tahun 2003 silam gedung lama ini pernah mendapatkan bantuan berupa rehab ringan tapi hingga sampai saat ini belum ada tersentuh bantuan lagi, ujar kepala UPT SDN 001 Tanjung, Pauzi,S.pd.SD saat dikonfirmasi reportasendonesia.id diruang kerjanya,Selasa pagi (14/2/2023).
Kepala UPT SDN 001 Tanjung ini menambahkan, Sebenarnya gedung bangunan yang lama ini ada 7 dulunya dan yang 1 kita tidak tahu ntah untuk kantor atau apa, sedangkan yang 6 lagi itu RKB (Ruang Kelas Belajar) dan gedung lama ini untuk dikecamatan Koto Kampar Hulu atau kecamatan XIII Koto Kampar mungkin bangunan sekolah lama ini yang paling tua.
” Sebab didalam dinding bangunannya masih dari bambu yang dijalin lalu diplaster serta tonggak-tongak bangunannya itu dari kayu semuanya dan keadaan kayunya saat ini sudah pada lapuk dimakan rayap, padahal kayu- kayu tersebut kalau dibangunan permanen tiang besi beton yang dicor semen tapi ini kayu semuanya.
Kalau kondisi gedung bangunan lama sekolah kita ini yang sudah mengalami rusak parah mulai dari Flaponnya telah terkelupas -kelupas serta bolong-bolong dan kemarin saya suruh orang untuk memperbaiki listrik orang tersebut takut untuk naik keatas Flapon karena kayunya sudah pada goyang mungkin kayunya sudah pada lapuk dimakan usia.
” Kerusakan yang lainnya adalah atap yang bocor dan kalau 2-3 helai yang bocor bisa kita ganti tapi yang diragukan apakah tukangnya mau naik keatas atap karena kita ragu kayunya sudah pada lapuk serta dinding -dinding bangunannya sudah mengalami retak-retak semuanya, ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakan Pauzi, Beruntung pondasi gedung bangunannya yang belum retak meskipun sudah nampak karena pondasinya dari batu sungai makanya tahan dan kayu- kayu itu syukur masih kuat karena kalau jaman dulu namanya itu kayu besi, meskipun demikian sebagian kayunya sudah ada yang keropos.
Permohonan saya berupa proposal telah saya masukan kedinas dan saya berharap gedung lama ini agar di Revitalisasi supaya halaman sekolah kita ini menjadi luas.
” Karena dengan bangunan yang bagus sangat menunjang aktivitas belajar siswa/siswinya lebih semangat lagi serta merasa nyaman sebab dengan kondisi bangunan seperti itu akan menimbulkan asumsi masyarakat yang kurang bagus terhadap kepala sekolah dikira mereka dana BOS (Biaya Operasional Sekolah) dimakan oleh kepala sekolah.
Dari wakil DPRD kabupaten Kampar pak Fahmil serta pak Syahrul Aidi juga sudah pernah meninjau sekolah kita ini ditahun 2022 kemarin dan kepastian sekolah kita ini bisa di Revitalisasi belum ada, tutupnya penuh harap.
Penulis: Hargono












