![]()
Kampar, reportaseindonesia.id | UPT SDN 001 Tanjung menggelar Pelatihan Pelaksanaan Pembelajaran Berbasis Proyek P5 ( Proyek, Penguatan, Profil, Pelajar, Pancasila), bertempat dikantor Korwil dinas pendidikan koto kampar hulu , tepatnya berasa didesa Tanjung, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau,Selasa pagi (21/11/2023) sekitar pukul 10.00 Wib.
Hadir dalam kegiatan pelatihan tersebut, Narasumber Kepala Sekolah Penggerak SMPN 2 Koto Kampar Hulu, Pujiati,S.pd,M.si, Pengawas Sekolah Dasar (SD), Ashuri,S.pd, Kepala UPT SDN 001 Tanjung,Pauzi, S.pd dan seluruh majelis guru UPT SDN 001 Tanjung.
Kepala UPT SDN 001 Tanjung, Pauzi,S.pd dalam sambutannya mengatakan, Yang saya hormati bapak pengawas sekolah dan juga ibu Pujiati sebagai narasumber kita pagi ini tentang Pelatihan Pelaksanaan Pembelajaran Berbasis Proyek P5 serta pelaksanaan terhadap Bos ( Biaya Operasional Sekolah) kinerja yang diberikan kepada UPT SDN 001 Tanjung.
” Inilah salah satu materi yang akan kita pelajari pada hari ini dengan melalui instruktur narasumber ibu Pujiati serta selanjutnya mari kita sama- sama kita dengarkan , kita pahami dan semoga ilmu yang diberikan nanti bermanfaat bagi tugas kita dalam proses pembelajaran disekolah kita, harap Pauzi.
Sementara itu narasumber kepala sekolah penggerak SMPN 2 koto kampar hulu, Pujiati, S.pd, Msi dalam pemaparan materinya menuturkan, Kami sebagai kepala sekolah penggerak untuk angkatan III dikabupaten kampar yang sedang berkegiatan untuk angkatan tahun pertama dan sekolah penggerak ini sebagai Motivasi pada kita dan ini program kementerian serta anggarannya cukup lumayan bisa untuk memajukan sekolah karena banyak sekali program – programnya.
Kalau bapak dan ibu mau termotivasi untuk menjadi penggerak sekolah kita bisa konsultasi karena harapannya nanti kedepannya kita wajib ikut guru penggerak .
” Untuk yang pertama – pertama ini sepertinya lebih dipermudah ketimbang nanti orang sudah paham bagaimana keunggulan guru penggerak orang berlomba – lomba jadi sulit kita nanti karena ini wajib, mau tidak mau kita harus ikuti, jelas Pujiati.
Pujiati menambahkan, Kalau bapak,ibu disini tidak mau tapi kalau dasar mau apa yang saya sampaikan nanti sedikit bisa bapak, ibu kembangkan sendiri dan nanti saya kasih contoh nanti berkaitan dengan P5 ini , dasar – dasarnya sudah lebih maka bisa kita explore sendiri.
Yang sudah belajar di PMM P5 ini banyak sekali karena saya belajar dari PMM juga sebab di PMM itu ada Modul khusus tentang P5 dan bagaimana cara membuat tim Fasilitator itu akan kita laporkan.
” Projek penguatan profil pelajar pancasila atau P5 , jadi ini masuk dalam pelajaran kita dan kemudian struktur kurikulum pada pendidikan dasar kita harus tahu , dimana kelas I ,II itu sata Fase, III,IV satu fase serta V,VI satu fase , papar Pujiati.
Lebih lanjut dikatakannya, Jadi ini semua sudah ada konsepnya dan jangan kita buat – buat sendiri profil pelajar pancasila karena sudah ada standarnya serta Tema juga ada standarnya jangan tema sembarangan beda dengan judul karena kalau judul kita yang buat.
” Dalam satu tahun kita ambil dua disekolah dasar , contoh kegiatan membuat sistem pembuangan dan pemilihan sampah , membuat infografik hasil survei kebiasaan membuang dan memilah sampah beserta dampaknya dilengkapi usulan solusi serta yang ketiga adalah kampanye sederhana untuk memecahkan isu lingkungan, misal cara pencegahan kebakaran hutan atau banjir.
Disesuaikan dengan lingkungan kita mana yang mungkin bisa diterapkan disekolah ,kita hanya fasilitator dan kita hanya membantu tidak boleh kita yang melaksanakan dan semua prosesnya itu peserta didik .
” Jadi ada lima hal yang harus kita ketahui bagaimana cara menyusun kegiatan P5 :
1. Membentuk Tim Fasilitator P5. 2. Mengindentifikasi Tingkat Kesiapan Satuan Pendidikan.
3. Merancang Dimensi ,Tema dan Alokasi Waktu.
4. Menyusun Modul Projek serta yang kelima adalah Merancang Strategi Pelapor Hasil Projek.
Jadi inti dalam modul ini hanya lima , yang pertama Tema, Topik, Fase serta seterusnya dan mudah – mudahan bermanfaat semua materi yang saya sampaikan tadi kepada bapak – bapak maupun ibu- ibu semuanya, tutupnya.
Pantauan reportaseindonesia.id ditempat acara, Pelatihan Pelaksanaan Pembelajaran Berbasis Proyek P5 yang digelar UPT SDN 001 Tanjung berjalan lancar dan hikmad .
Penulis: Hargono












