DAERAH  

PJ Sekda Kampar Berikan Makanan Tambahan Stunting Kepada Anak Stunting di Koto Kampar Hulu

Kampar, reportaseindonesia.id |PJ .( Pejabat) Sekda ( Sekretaris Daerah) kabupaten kampar,H.Ahmad Yuzar,S.sos,MT didampingi Kadis ( Kepala dinas) PMD ( Pemberdayaan Masyarakat Desa) , Lukman Badoe bersama Kabidnya dan Camat Koto Kampar Hulu, Ahmad Begab,S.sos,M.si memberikan makanan tambahan Stunting kepada anak Stunting dikecamatan koto kampar hulu, bertempat dikantor camat koto kampar hulu, kabupaten kampar, provinsi riau, Jumat pagi (21/6/2024).

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut,PJ. Sekda kampar, H.Ahmad Yuzar,S.sos,MT, Kadis PMD kabupaten kampar, Lukman Badoe beserta kabidnya, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang kabupaten kampar, Deddy Anggun Syahrial, dinas ketenagakerjaan kabupaten kampar, Camat Koto Kampar Hulu, Ahmad Begab,S.sos,M.si, Kapolsek XIII Koto Kampar,AKP Sumaryadi , Danpos Koramil 12/XIII Koto Kampar, Serka Indra.P, Kepala desa Se- Kecamatan Koto Kampar Hulu, Sekdes Se- Kecamatan Koto Kampar Hulu,Kaur Keuangan Se- Kecamatan Koto Kampar Hulu, BPD Se- Kecamatan Koto Kampar Hulu, LPM Se-Kecamatan Koto Kampar Hulu dan anak stunting bersama orang tuanya dikecamatan koto kampar hulu.

PJ.Sekda kampar ,H.Ahmad Yuzar,S.sos,MT dalam penyampaiannya menuturkan, Kami atas nama pemerintah kabupaten kampar mengucapkan terima kasih atas kepedulian bapak – bapak sebagai bapak asuh anak- anak stunting yang ada dikecamatan koto kampar hulu ini.

Ini merupakan suatu tugas atau pekerjaan pekerjaan yang sangat mulia sekali dan disamping kita melaksanakan tugas memperhatikan anak- anak yang membutuhkan kebutuhan khusus ini Allah SWT pasti akan membalas amal baik kita ini.

” Hari ini ada 3 orang anak stunting yaitu anak- anak yang perlu perhatian khusus untuk mempercepat proses pertumbuhan anak karena ini sifatnya khusus maka penanganannya juga khusus, jelas Ahmad Yuzar.

Lebih lanjut dikatakannya, Kebetulan ketua tim penanganan stunting dikabupaten kampar itu saya sendiri dan semalam kami melaksanakan audit kasus stunting , kebetulan sampelnya adalah anak – anak stunting yang berada dikecamatan tambang , mulai dari dokter kandungan, dokter fisikolog dan dokter umum yang khusus untuk dibidang lingkungan.

BACA JUGA :   Babinsa Koramil 15/Kk, Partisipasi Ikut Donor Darah di puskesmas Penyalai

” Kita harapkan dalam waktu tertentu anak yang terindikasi stunting akan tidak lagi menjadi anak stunting dan kordinasi terus dengan pihak puskesmas sebab yang mengukur serta menimbang berat anak stunting itu petugas dari puskesmas.

Stunting ini kita sudah mengantisipasinya dari dulu dan Calon bapak, calon ibu atau calon pengantin itu kita minta nanti dari Kemenag ( Kementerian Agama) untuk memberikan konseling dengan berkerja sama dengan puskesmas setempat untuk memastikan apakah calon ayah atau calon ibu ini dalam keadaan sehat, sehingga nantinya melahirkan anak yang sehat.

” Anak stunting itu bisa juga disebabkan oleh orang tua yang merokok dan sementara istrinya lagi hamil sehingga asap rokok tersebut dihirup oleh istrinya, itu sangat berpengaruh kepada kesehatan calon anak, sebutnya.

Ahmad Yuzar menambahkan, Maka informasi ini tolong sebarkan kepada seluruh tetangga kita , keluarga kita agar jangan merokok didekat ibu – ibu yang lagi hamil dan ini akan menyebabkan nantinya asap rokok itu langsung terhirup oleh calon bayi sebab kita ingin anak – anak kita tidak stunting serta kecerdasannya sangat berpengaruh .

” Ini juga merupakan faktor yang menyebabkan pertumbuhan anak didalam kandungan maupun pertumbuhan otaknya sebab pertumbuhan anak itu sudah dimulai dari masa anak- anak itu didalam kandungan dan ini menjadi bahan perhatian bagi kita semua.

Ada beberapa hal yang mempengaruhi pertumbuhan anak dimana salah satunya adalah faktor lingkungan yang kurang bersih, ucapnya.

” Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi dari seluruh pihak yang mau berkerja sama dengan pemerintah daerah dalam menangani masalah stunting ini.

Target kita ditahun 2024 anak stunting ditingkat 5 persen,jadi turun menjadi 5 persen Se- Provinsi Riau dan kita juga menargetkan tahun 2025 ini anak stunting 0 persen anak stunting , tutupnya.

BACA JUGA :   Dengan Sisa Waktu Yang Ada, Satgas TMMD Ke- 115 Kodim 0313/KPR Gesa Pembangunan Lapangan Volly

Pantauan reportaseindonesia,Usai pemberian makanan tambahan kepada anak stunting, acara dilanjutkan penyerahan secara seremonial kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada kepala desa Se- Kecamatan Koto Kampar Hulu serta pembekalan bersama Kadis PMD kepada kepala desa,sekdes dan kaur keuangan Se- Kecamatan Koto Kampar Hulu.

Penulis: Hargono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

12 + sixteen =