Rokan Hulu, reportaseindonesia.id |Memasuki akhir pekan pertama di bulan April, progres pembangunan Jembatan Gantung yang menghubungkan Desa Muara Musu dengan Desa Sirombou Indah dan Sungai Dua Indah terus menunjukkan tren positif.
Tim pelaksana konstruksi dari Kodim 0313/KPR kini mulai melangkah ke tahap teknis berikutnya, yakni pembuatan begesting atau mal untuk struktur utama jembatan, Sabtu (04/04/2026).
Setelah sebelumnya fokus pada pengecoran dasar, tim di lapangan kini telah memulai pengerjaan begesting/mal untuk Tower dan Anchor dengan capaian 20%. Tahap ini sangat krusial untuk menentukan akurasi dan kekuatan struktur atas jembatan yang memiliki bentang sepanjang 100 meter tersebut.
Keberhasilan menjaga ritme pengerjaan ini didukung oleh pelibatan personel yang solid. Sebanyak 1 personel TNI, 8 pekerja profesional, dan 4 warga setempat bahu-membahu di lokasi proyek. Keterlibatan warga desa menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam mendukung infrastruktur yang didanai oleh Mabesad ini.
Hingga saat ini, beberapa poin progres teknis utama meliputi Pengecoran Beton Tower: 35%.Pengecoran Beton Anchor: 23%.Pembuatan Begesting/Mal: 20%.Pekerjaan Dasar (Bowplang & Pondasi): Tuntas 100%.
Kondisi cuaca di wilayah Kecamatan Rambah Hilir terpantau cerah sepanjang hari, mulai dari pagi hingga sore. Hal ini sangat menguntungkan tim konstruksi, terutama dalam proses pengeringan beton dan pemasangan bekisting kayu/besi yang membutuhkan ketelitian tinggi.
Secara kumulatif, progres keseluruhan proyek tetap terjaga di angka 15%, namun dengan kualitas pengerjaan struktur bawah yang semakin kokoh. Jembatan ini nantinya akan menjadi solusi bagi 3.000 jiwa (1.000 KK) untuk melintasi sungai yang saat banjir ketinggian airnya bisa mencapai 7 meter.
Dandim 0313/KPR melalui tim lapangan memastikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa ada kendala menonjol. Sinergi antara TNI, pekerja, dan masyarakat menjadi kunci utama agar jembatan gantung ini dapat segera difungsikan sebagai urat nadi ekonomi dan sosial warga desa.
”Kami terus memantau setiap tahapan secara detail, struktur tower dan anchor adalah pondasi utama jembatan gantung ini, sehingga pengerjaan begesting serta pengecoran menjadi prioritas utama kami saat ini, tulis laporan resmi satgas lapangan.
Sumber: Pendim 0313/KPR












