Kampar , reportaseindonesia.id |Struktur penguat Jembatan Aramco (Ramco) di Desa Tanjung Belit Selatan, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, kini semakin mendekati bentuk sempurna.
Setelah sebelumnya berhasil menuntaskan pengecoran struktur sayap dan fondasi sebelah kanan, Satgas Kodim 0313/KPR bersama tim tukang ahli kini mengalihkan fokus pengerjaan secara intensif pada bagian sayap sebelah kiri, Minggu (7/6/2026).
Pengerjaan ini dilakukan dengan menerapkan metode pararel kilat, yaitu bongkar pasang cetakan (mal) yang langsung diikuti dengan proses pengecoran beton di tempat.
Akselerasi Pararel Dinding Penahan Sayap Kiri
Proses pengerjaan bagian sayap kiri ini sangat krusial untuk menyeimbangkan seluruh struktur penopang jembatan.
Rangkaian aktivitas yang digesa oleh tim teknis di lapangan hari ini meliputi,Bongkar Pasang Mal (Begesting): Petugas melakukan pembongkaran papan cetakan beton pada bagian yang telah mengeras, untuk kemudian dirakit kembali secara presisi sebagai cetakan penyambungan sayap sebelah kiri.
Guna memastikan adonan semen menyatu dengan sempurna tanpa celah, begitu rangkaian mal selesai diperkuat dan diverifikasi kelurusannya, personel Satgas bersama tukang langsung melakukan pengecoran secara pararel di lokasi.
Benteng Kokoh Antisipasi Gerusan Sungai Bunian
Pengecoran struktur sayap sebelah kiri (wing wall) ini berfungsi sangat vital sebagai dinding penahan tanah oprit jembatan.
Mengingat karakteristik wilayah hulu Kampar Kiri yang memiliki curah hujan tinggi, struktur sayap yang masif dan kokoh akan melindungi fondasi utama Jembatan Ramco dari ancaman abrasi, erosi, maupun longsor saat debit air Sungai Bunian sewaktu-waktu melonjak.
Jembatan ini diproyeksikan akan menjadi urat nadi transportasi darat yang aman bagi sekitar 2.350 jiwa (633 KK) warga Desa Tanjung Belit Selatan dan sekitarnya, guna mempermudah mobilitas hasil pertanian, memacu roda ekonomi, serta menjamin keselamatan anak-anak sekolah.
Dandim 0313/KPR melalui tim pelaksana lapangan menyampaikan bahwa pemanfaatan cuaca yang mendukung menjadi kunci utama dalam menjaga ritme pengerjaan beton ini.
”Hari ini fokus penuh tim di lapangan adalah melakukan bongkar pasang mal untuk penyambungan sayap sebelah kiri dan langsung kita eksekusi dengan pengecoran beton.
Dengan tuntasnya sayap kiri ini, sistem proteksi fondasi jembatan akan menjadi seimbang dan sangat kuat dari kedua sisi, sehingga jembatan ini siap diandalkan masyarakat dalam jangka panjang,” jelas perwakilan Satgas di lokasi.
Sumber: Pendim 0313/KPR












