UMKM  

Antisipasi Covid-19, Warga Minta Pasar Kaget di Taman Pinus Billabong Permai Ditutup

Loading

Bogor,reportaseindonesia.id | Pandemi Covid-19 masih menjadi perhatian khusus dibeberapa daerah salah satunya di Kabupaten Bogor. Sebelumnya Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudi Suswanto terpapar begitu pula Walikota Bogor Bima Arya, hal ini membuktikan bahwa Covid-19 bisa menjangkit siapa saja.

Disatu sisi di Taman Pinus Billabong Permai, Desa Cimanggis, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor terdapat pasar kaget yang setiap harinya dikunjungi masyarakat sekitar, masyarakat yang datang terlihat tidak menerapkan protokol kesehatan Covid-19 sedangkan dilokasi tersebut jelas terpasang spanduk larangan melakukan aktifitas yang dipasang oleh pengembang, apalagi saat hari Sabtu dan Minggu pengunjung membludak.

Kondisi Pasar Kaget Taman Pinus Billabong saat hari Minggu (18/10/2020)

Dengan kondisi di atas jelas bahwa pihak pemasaran mengabaikan anjuran dari Pemerintah Kabupaten Bogor, spanduk pemberitahuan bahwa taman di tutup sementara dari pemasaran terkesan hanya sebatas himbauan saja, akan tetapi kegiatan di taman masih tetap di ijinkan dan di buka untuk umum.

Salah satu pedagang saat di konfirmasi oleh Tim media mengatakan bahwa ada iuran untuk lapak pedagang yang disetorkan kepada beberapa oknum

“Kami di pungut iuran Rp.250.000,00 tiap bulan di tambah uang kebersihan dan listrik jadi total rata rata Rp.500.000,00 setiap bulan. Iuran tersebut untuk desa, keamanan, pengurus serta pemasaran Billabong, semua sudah di atur sama pengurus dan pemasaran perumahan,” tutur salah satu pedagang yang enggan menyebutkan namanya. Senin (19/10/2020)

Sementara itu salah satu tokoh masyarakat di lingkungan yang enggan disebutkan namanya menjelaskan bahwa sudah pernah melayangkan surat keberatan ke Kecamatan Bojong Gede terkait adanya pasar kaget tersebut, tetapi sampai berita ini di naikkan belum ada tindak lanjut dari dinas terkait.

“Dulu pihak RW 16 Blok G Bilabong sudah pernah menyurati ke Kecamatan Bojong Gede, tetapi belum ada tindakan dari Kecamatan. Kami khawatir kalau ini di biarkan akan semakin banyak warga yang terpapar covid-19, harapan kami pasar kaget ini harus di tutup sementara sampai kondisi aman dan terkendali.” Ujarnya.

BACA JUGA :   Diduga Tidak Terapkan Prokes saat Bertemu HRS, Calon Walikota Depok Terpapar Covid-19

Sementara Kepala Dinas Pol PP Kota Bogor, Agus Ridho saat di konfirmasi lewat pesan singkat WA (Whats App) tentang kegiatan di menyampaikan akan mengecek lokasi

“Ok, nanti kita perintahkan kanit untuk mengecek lokasi,” jelas Agus.

Penulis: Agus Suyono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *