Kampar, reportaseindonesia.id | UPT SDN 005 Gunung Malelo, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau menggelar acara Perpisahan dan Pelepasan murid kelas VI TP ( Tahun Pelajaran) 2025/2026 sebanyak 30 orang Siswa/ Siswi yang diadakan dihalaman sekolah, Kamis pagi (4/6/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala desa Gunung Malelo, Hidayat Mathri,S.Pdi, Ketua Plh. Korwil Koto Kampar Hulu, Safri ,M.Pd , Datuk Pucuk, Pandri, Kepala SMPN 3 Koto Kampar Hulu, Ketua Komite, H.Fidaus, BPD , LPM, tokoh agama, ketua pemuda, Kepala UPT SDN 005 Gunung Malelo, Jasnaidi, S.Pd beserta seluruh majelis guru , seluruh wali murid kelas VI, tokoh masyarakat dan tamu undangan.
Kepala UPT SDN 005 Gunung Malelo, Jasnaidi,S.Pd dalam pidatonya mengatakan, Dalam kesempatan ini saya menyampaikan ribuan terima kasih kepada seluruh orang tua siswa , yang khususnya wali murid kelas VI sebagai penyelenggara dan kami dari pihak sekolah hanya menyerahkan acara ini kepada komite serta orang tua siswa kelas VI.
” Karena sesuai surat edaran yang disampaikan kepada kami bahwa sekolah tidak boleh memberatkan biaya acara ini kepada orang tua murid dan oleh karena itu kami sangat berterima kasih kepada wali murid yang disponsori oleh komite sehingga acara ini sangat meriah.
Kami sampaikan juga ucapan terima kasih kepada seluruh majelis guru karena disini ada 2 panitia , yaitu panitia dari orang tua dan juga panitia dari sekolah, dimana 1 minggu menjelang acara bapak maupun ibu sudah berusaha untuk terselenggaranya acara ini sedemikian rupa, ucap Jasnaidi diawal pidatonya.
Jasnaidi melanjutkan, Sedikit kami sampaikan tentang Profil sekolah kita ini , dimana SDN 005 Gunung Malelo ini dengan jumlah personil guru berjumlah 17 orang dan Rombel ( Rombongan Belajar) ada 12 Rombel , yang 10 Rombel dalam keadaan bagus , tetapi yang dua Rombel dalam keadaan rusak berat.
” Sebetulnya pada tahun kemarin kami sudah membutuhkan 11 Lokal atau Rombel, jadi mengingat Rombel diseberang jalan itu tidak bisa digunakan, tetapi tahun ini berkemungkinan perlu 11 Lokal , diperkirakan untuk murid kelas 1 nanti itu lebih dari 30 orang.
Terpaksa nanti kelas yang ada digabungkan menjadi satu dan kalau tambah satu kelas lagi berarti kita butuh guru 1 orang lagi, jelasnya.
Jasnaidi menambahkan, Disini kami sampaikan juga karena hari ini adalah hari akhir dari pada siswa kelas VI kita ini berada disekolah , artinya bukan perpisahan tetapi dilepaskan untuk menimba ilmu kejenjang yang lebih tinggi lagi dan kamu yang lulus tahun ini jangan merasa berpuas diri sebab ini adalah merupakan pondasi.
” Kalau pondasinya bagus pasti keatasnya juga bagus , jadi anak – anak yang lulus harus melanjutkan pendidikan karena pendidikan itu sekarang sangat dibutuhkan , kita boleh menggantungkan cita – cita setinggi bintang dilangit dan jangan mudah berputus asa.
Kepada wali murid kelas VI mari kita antarkan anak kita kejenjang pendidikan yang lebih tinggi dan jangan paksakan nanti anak yang seharusnya dia berminat kesekolah umum , tetapi kita paksakan kesekolah selain umum , tutupnya.
Ditempat yang sama, Plh. Korwil Pendidikan Kecamatan Koto Kampar Hulu, Safri,M.Pd dalam penyampaiannya menyebutkan, Kami mewakili korwil kecamatan koto kampar hulu karena beliau lagi melaksanakan ibadah haji di Mekkah selama 40 hari sampai tanggal 7 besok dan diamanahkan korwil kepada saya , mari kita berdoa agar mereka bersama keluarga mendapatkan haji yang mabrur serta pulang dengan selamat nantinya.
“Bapak – bapak dan ibu – ibu bahwa pendidikan itu wajib sekarang sudah 13 tahun , TK 1 tahun, SD 6 tahun, SMP 3 tahun dan SMA 3 tahun , jadi kepada orang tua tidak ada alasan tidak menyekolahkan anaknya , tidak ada alasan tidak mampu beli pakaian dan pakaian biasa juga bisa yang penting tetap sekolah,tidak ada juga alasan tidak bisa beli sepatu , pakai sandal juga gak apa- apa.
Kalau ditindak oleh guru nanti , kepala sekolah laporkan kepada kepala desa sebab kita kan gak tahu sebanyak 30 orang murid yang tamat ini mau jadi apa masa depannya ,jadi bapak – bapak harus sekolahkan anaknya.
” Jadi orang tua jangan putus asakan anak kita, jangan putuskan cita – cita anak kita karena sekolah sekarang sangat mudah dan gurunya sudah pegawai serta P3K, jadi ilmu itu sangat bermanfaat, imbuhnya sambil mengakhiri penyampaiannya.
Penulis: Hargono












