Kemenag Bintan Gelar Pertemuan dengan Guru PAI dan Pengawas Sekolah Bahas Sagusabu IV Kepri

  • Bagikan

Bintan(Kepri),reportaseindonesia.id | Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAI) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bintan,Provinsi Kepulauan Riau ( Kepri ) menggelar pertemuan dengan guru-guru PAI dari KKG (kelompok Kerja Guru) dan MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran)serta Pengawas Sekolah tingkat SD sampai SMA Se-Kabupaten Bintan,Bertempat digedung Aula,jumat (16/8/2019).

Diketahui, Pertemuan tersebut diarahkan oleh Kasi PAI Kemenag Bintan, Drs.H. Suryono, dan diisi oleh Kepala Kantor Kemenag Bintan; Drs. H. Erman Zaruddin, M.M.Pd dengan membahas kegiatan Satu Guru Satu Buku (SaguSabu) ke -IV Provinsi Kepulauan Riau yang akan dilaksanakan di LPMP (Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan) pada tanggal 14-15 September 2019 Mendatang,Dimana
Kakan ( Kepala Kantor ) Kemenag Kabupaten Bintan mengajak 110 orang Guru PAI yang menerima sertifikasi di Bintan untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang diinisasi oleh Media Guru.

Kakan Kemenag Kabupaten Bintan,Drs.H. Erman Zaruddin,M.Mpd kepada reportaseindonesia.id mengatakan, Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke- 74 ini sebaiknya diwujudkan dengan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia( SDM )diri sendiri sebagai guru pendidik.

“Saya berharap kepada 110 guru PAI sertifikasi agar dapat meningkatkan kualitas diri sendiri sebagai guru PAI dalam membentuk karakter islami anak didik kita melalui kegiatan Sagusabu IV ini.” sebutnya.

Ia menambahkan, Kegiatan SaguSabu ini kemungkinan tidak akan diselenggarakan lagi di Bintan untuk selanjutnya karena masih ada Di Kabupaten Lingga, Kabupaten Anambas dan Kabupaten Natuna yang belum menjadi tuan rumah penyelenggaraan Sagusabu Kepri.

“Maka dari itu saya berharap guru-guru PAI dibawah naungan Kemenag Bintan tidak menyia-nyiakan kesempatan ini dan kalau setiap guru PAI bisa menghasilkan 1 karya buku maka kita bisa menjadikan Kabupaten Bintan sebagai Kabupaten yang melakukan inovasi kepada Guru Agama,Jelasnya.

Kegiatan Sagusabu ini mendukung slogan Kementerian Agama yaitu inovasi, berinovasi dengan membuat karya,sambungnya.

BACA JUGA :   Babinsa Koramil 16/Tapung Dampingi Petugas Kesehatan Berikan Pelayanan Posyandu

Lebih lanjut dijelaskannya, Sebagai permulaan buku yang dibikin bisa berisi pantun, puisi, cerpen, bahan ajar, materi pembelajaran dan juga bisa membukukan Karya Tulis Ilmiah (KTI) yang memang diwajibkan kepada guru untuk membuatnya.

“Media Guru saat ini tidak hanya melakukan kegiatan Sagusabu saja tetapi sudah ada kegiatan Sasisabu( Satu Siswa Satu Buku) dan maka dari itu guru jangan hanya menyuruh anak didik berkarya tetapi hasilkan juga karya.” Tegasnya.

Serta,lanjutnya, Dalam pertemuan Guru PAI dan Pengawas Sekolah tersebut juga terjadi tanya jawab dan Para guru serta pengawas peserta pertemuan ini merasa antusias serta menyatakan keinginannya mengikuti kegiatan Sagusabu IV tersebut.

” Pengawas SMA/SMK, Jun Suhaidi, S.Ag, M.Pd.I memberikan respon positif terhadap kegiatan ini dan mengusulkan agar dibikinkan edaran serta poster yang nanti akan bisa dipasang di Sekolah-sekolah se- Kabupaten Bintan dimana Keynote Speaker kegiatan Sagusabu IV nantinya adalah Sekretaris Daerah( Sekda) Kepri dan sastrawan melayu adalah Ridha K. Liamsi,tutupnya.

Penulis : Sudarno

Editor : Hargono

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

nine + four =