![]()
Bintan,reportaseindonesia.id |
Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang akan mengisolasi pasien terkonfirmasi Covid-19 ke Hotel Lohass, di Jalan Wisata Bahari, Toapaya Asri, Kabupaten Bintan. Warga setempat pemuda dan tokoh masyarakat jam 9:30 berkumpul di depan hotel Lohas untuk memprotes upaya Pemko Tanjungpinang tersebut.
Mewakili warga, Sugito tokoh pemuda di sekitar kawasan Hotel Lohass mengatakan, saat ini, warga di sekitar Hotel Lohass resah. Karena, pasien atau OTG yang terpapar Covid-19 akan diisolasi di hotel tersebut.
“Yang jadi persoalannya, sampai sekarang, tidak ada pemberitahuan maupun koordinasi kepada RT/RW setempat. Apalagi kepada kami sebagai masyarakat yang berdekatan dengan Hotel Lohass, tak ada pemberitahuan,” ujar Sugito, Jumat (21/5/2021).
Sementara, lanjut Sugito, Pemko Tanjungpinang akan mengirim pasien atau OTG yang terpapar Covid-19, Sabtu (22/5/2021) besok.
“Kami sebagai warga tentu protes,” tegasnya.
Sugito mengatakan, Hotel Lohass tidak bisa dibandingkan dengan tempat isolasi LPMP di Ceruk Ijuk. LPMP itu merupakan aset pemerintah, dan jauh dari pemukiman.

“Kalau Hotel Lohass, bukan milik pemerintah dan berada di pinggir di jalan. Lokasi Hotel Lohass berdekatan dengan pemukiman warga. Ini sangat berbahaya dan rentan untuk penularan Covid-19 kepada kami,” jelasnya.
Sampai saat ini, tambah Sugito, Pemkab Bintan maupun dari Pemko Tanjungpinang, tidak ada memberitahu kepada warga setempat.
“Kami tidak mau tertular Covid-19. Terus terang saja, kami menolak. Kenapa Pemko Tanjungpinang tidak menyediakan tempat isolasi di wilayah Tanjungpinang. Kenapa mesti harus di Bintan,” tambahnya. (sudarno)












