DAERAH  

Antara Revitalisasi TPA Cipayung atau TPA Regional Nambo Dioperasionalkan

Loading

Depok,reportaseindonesia.id | Dampak terjadinya longsong di TPA Cipayung menyebabkan berbagai masalah, salah satunya terjadinya penumpukan sampah dibeberapa pasar tradisional selalin terjadinya antrean truk pengangkut yang akan masuk ke TPA Cipayung.

Melihat TPA Cipayung yang sudah over kapasitas, menjadi fokus utama Kepala UPTD TPA Cipayung, Dadan Ardan. Kepada awak media Ardan mengatakan saat ini ada oengurangan volumebongkar muatan sampah dari truk

“Hal ini dilakukan guna menghindari longsor susulan mengingat cuaca hujan masih intens terjadi di Depok. TPA Cipayung sudah over kapasitas dan longsor pekan lalu sempat menutup akses masuk ke TPA menyebabkan antrian truk sampah sangat panjang. Kalau kita paksakan terus menerus menerima sampah sementara TPA nya tidak dirapikan dulu, nanti ada kemungkinan bisa antri panjang seperti minggu lalu,” ucap Ardan, Senin (25/04/2022).

Pihaknya saat ini melakukan perapian sisa gunung sampah yang longsor di TPA tersebut. Dadan meminta agar pemilahan sampah di Unit Pengolahan Sampah (UPS) di maksimalkan.

“Sebelum longsor kami menerima kiriman sampah sebanyak 1000 an ton per hari. Pasca longsor memang kami kurangi volumenya hingga 900 an ton per hari untuk menghindari longsor susulan,” kata Ardan.

Lebih lanjut, masih Ardan mengatakan, ada dua upaya yang bisa dilakukan guna mengatasi masalah kelebihan kapasitas TPA Cipayung. Yaitu pertama, TPA Regional Nambo harus segera dioperasionalkan untuk mengurangi benan sampah ke TPA Cipayung, dan kedua revitalisasi TPA Cipayung.

“Untuk mengurangi beban sampah yang masuk ke TPA Cipayung TPA Nambo harus segera dioperasionalkan. Dan kalau TPA Cipayung mau digunakan lagi, TPA ini wajib di revitalisasi,” ujarnya.

Terkait revitalisasi TPA Cipayung, sambung Ardan, pihaknya sudah mengajukan anggaran sebesar Rp150 miliar ke PUPR Pusat dan PUPR Provinsi Jawa Barat.

BACA JUGA :   Depok Siaga Darurat Sampah Jelang Lebaran, Wali Kota Supian Suri Gerak Cepat

Namun hingga berita ini diturunkan, pihak UPTD TPA Cipayung belum mendapat kepastian dari pusat maupun dari Provinsi. Dampak akibat longsor mengakibatkan terjadinya penumpukan sampah di empat TPS Pasar tradisional Kota Depok, karena tidak ada truk pengangkutan sampah yang datang dari TPA Cipayung sejak dua hari lalu.

Beberpa pasar yang mengalami penumpukan sampah yaitu Pasar Cisalak, Pasar Kemirimuka, Pasar Tugu dan Pasar Agung. Tumpukan sampah di TPS pasar dikeluhkan pengunjung dan pedagang pasar karena bau nya menyengat. (Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *