DAERAH  

Nuroji, Caleg DPR RI, Tegaskan Akan Terus Memperjuangkan Budaya Depok

Loading

Depok, repoetaseindonesia.id|Nuroji, calon anggota DPR RI dari Partai Gerindra Dapil Kota Depok dan Kota Bekasi, menegaskan akan terus memperjuangkan budaya Depok.

“Saya perjuangkan budaya melalui politik. Bukan perjuangkan politik numpang pada budaya,” kata Nuroji saat memberi pembekalan pada Tim Pemenangan Partai Gerindra Hamzah Center di Wisma Kinasih, Tapos Depok, Minggu, 24 Desember 2023.

Nuroji, yang sudah menjadi anggota DPR RI selama 3 periode, dikenal sebagai seniman yang tak kenal lelah mengangkat budaya Depok. Ia menginisiasi terbentuknya Pangsi (Paguyuban Seni Tradisi) pada tahun 2011, yang fokus memperkenalkan baju adat Depok yang juga disebut Pangsi.

“Nama Pangsi ini terkait pakaian adat Depok yang kini dikenal dan sudah menjadi seragam ASN Depok. Kita tahun 2012 gencar sosialiasasi pangsi sebagai baju adat Depok,” kata Nuroji.

Sayangnya Pangsi yang dipimpin Haji Mandra mengalami perpecahan. Nuroji lalu mendirikan Betawi Ngumpul dengan 32 sangar seni tradisi ikut bargabung antara lain Pencak Silat, Seni Topeng, Tanjidor dan sanggar tradisi Depok lainnya.

Upaya untuk mengangkat budaya Depok makin berkembang. Nuroji ditunjuk menjadi Ketua Dewan Kesenian Depok pada 2016. Selain seni tradisi, seni lainnya juga bergabung seperti seni lukis, seni pertunjukkan dan seni musik.

Dewan Kesenian Depok, tutur Nuroji banyak melakukan kegiatan seperti Festival Budaya, Diskusi Kesenian, dan gebyar budaya.

Acara fenomelan adalah Depok Night Parade yang diselenggarakan di Grand Depok City (GDC) pada 2016. “Awalnya akan kita selenggarakan di Margonda, tetapi tak diberi izin. Jadinya digeser ke Grand Depok City,” ungkap Nuroji.

Depok Night Parade (DNP) terinsipasi dari Jember Fashion Carnaval. Pelaksanaan selama 2 hari. Selain melibatkan seniman dan budayan Depok, DNP juga melibatkan anak-anak sekolah dan kuliah.

BACA JUGA :   Kodim 0735/Surakarta Gelar Upacara Pembukaan KBD Tahap III 2019, Ini Tujuannya

Sama seperti Jember Fashion Carnaval, DNP juga menggelar karnaval secara meriah. Terdapat aneka pameran termasuk seni mural di atas kain sepanjang 100 meter dan pameran lukisan.

Malam harinya digelar pertunjukkan Opera Anak Depok yang menceritakan sejarah Depok sebelum era Belanda hingga era terkini.

Tahun 2018, Dewan Kesenian Depok di Markas Betawi Ngumpul menyelenggarakan Muhibah Budaya 2 Negara antara Indonesia dan Brunei Darussalam. Dua negara menampilkan kekayaan seni budaya.

Kegiatan lain juga terus bergulir antara lain Festival Kuliner Depok dengan anggota UKM masyarakat Depok.

Pada awal tahun 2023, untuk mewadahi seniman dan budayawan Depok, berdirilah Lembaga Kebudayaan Depok. Nuroji menjadi Ketua Dewan Pembina.

“Ada 72 seniman dan budayawan Depok yang terlibat langsung menjadi pengurus,” kata Nuroji.

Nuroji menegaskan ia akan terus berkesenian karena sudah menjadi darahnya. Sejak sebelum terjun ke politik, Nuroji menegaskan telah berkesenian.

“Walaupun tak terkenal, dari dulu saya sering bikin drama dan bikin buku tentang seni budaya. Sekali lagi saya tegaskan, saya perjuangkan budaya melalui politik. Bukan perjuangkan politik numpang pada budaya,” tandas Nuroji. (Agus) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *