DAERAH  

Ahmad Begab Gelar Rapat Bersama Kades Se- Kecamatan Koto Kampar Hulu Evaluasi Penerimaan PBB Desa

Kampar, reportaseindonesia.id |Camat Koto Kampar Hulu, Ahmad Begab,S.Sos, M.Si bersama kepala desa Se-Kecamatan koto kampar hulu menggelar rapat Evaluasi Penerimaan PBB (Pajak Bumi Bangunan) desa, bertempat dikantor camat Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Senin (8/6/2026).

Hadir dalam acara rapat tersebut, Camat Koto Kampar Hulu, Ahmad Begab,S.Sos, M.Si, Sekcam, Gussandri, SP, Kasi Pemerintahan, Supratman,SE , Kepala desa Bandur Picak, Rais Adli , Kepala desa Sibiruang,Dodi Candra,SE bersama Kaut Pemerintahan, Kepala desa Tanjung, Nasrullah,S.Sos , Sekdes ( Sekretaris desa) Pongkai, Sekdes Tabing ,Eki Dola didampingi Kaur pemerintahan, Kaur Keuangan desa Gunung Malelo dan staf kantor camat koto kampar hulu.

Camat Koto Kampar Hulu, Ahmad Begab,S.Sos,M.Si dalam penyampaiannya mengatakan, Menindak lanjuti surat dan undangan rapat dilantai tiga kantor bupati kabupaten kampar tentang Evaluasi Penerimaan PBB ( Pajak Bumi Bangunan)didesa di kecamatan koto kampar hulu dan hari ini baru bisa kita melaksanakannya.

Seyoganya semalam hari kamis atau Jumat bisa kita laksanakan, tetapi ditempat kita ada agenda yang besar yaitu ada perkemahan dari fakultas FKIP jurusan Biologi dikantor kita sehingga rapat pada hari ini kita laksanakan.

” Ada beberapa hal yang perlu kita evaluasi didalam penerimaan pajak dikecamatan kita , tentu kami nanti mempertanyakan kendala – kendala apa yang terjadi dibawah dan disamping kolektornya saudara kepala desa bisa memberikan masukan.

Sehingga nanti apa yang sudah ditetapkan oleh pemerintah kabupaten kampar tahun 2026 ini dan nampak pula realisasinya , kendala – kendala apa saja yang kita jumpai dilapangan, jelas Ahmad Begab.

Ahmad Begab melanjutkan, Kami berharap usaha kita dari penagihan pajak ini ada kontribusinya dan menurut peraturan bupati ada juga bekerja sama dengan dinas PMD ( Pemberdayaan Masyarakat Desa) dan hasil dari itu bisa dijadikan untuk biaya operasional didesa.

BACA JUGA :   Ikut Serta Penyaluran BLT- DD, Babinsa Koramil 16/Tapung Himbau Agar Bantuan Digunakan Secara Bijak

” Contohnya penambahan dari pada insentif tim kolektornya , kepala desanya apa yang bisa dibikin disitu dan nanti kita kaji diperaturan itu.

Sekarang kita sudah hampir memasuki semester kedua , namun pada saat ini kalau kita lihat dikoto kampar hulu itu masih sangat jauh sekali dari target ketetapan kabupaten yang ada di kabupaten kita.

” Itulah hal- hal permasalahan ini yang akan terjadi kita pecahkan bersama dan kami berharap nanti desa ada permasalahan serta ada solusinya, sebutnya.

” Mulai hari ini ada permasalahan dan mari kita bersama – sama mencari solusinya dan kalau kita dapat solusi tentu kita serta hasil Notulen rapat bahkan pemberitaannya kita kirim langsung kepada bupati.

Tiga bulan kedepannya kita akan evaluasi kembali pak Sekcam dan untuk kita ketahui bersama juga semalam pak bupati didalam rapat beliau menyampaikan yang berkemungkinan besok ada tim dari kabupaten yang mendampingi kita nanti dibawah, sehingga nanti tercapai .

” Salah satu tujuan tercapai ini kata pak bupati disini sumber gaji kita , gaji seluruh pegawai negeri , seluruh gaji P3K diutamakan dari pajak, terangnya.

Orang nomor satu dikecamatan koto kampar hulu ini menambahkan, Hari ini sudah dibaca dan nanti kita mulai dulu dari desa Pongkai apa kendalanya secara bergiliran serta kami catat kendala itu, hasilnya itu nanti akan kita sampaikan kepada bapak bupati kalau memang tidak bisa kita pecahkan permasalahannya.

” Kalau bisa kita pecahkan permasalahannya langsung kita laksanakan , jadi persoalan pajak bumi bangunan ini gak cerita , tetapi Eksen dilapangan, wajib Eksen dilapangan dari pada kolektor.

Memang disini kita agak ragu – ragu dan keraguan kita sebenarnya kita tidak punya data ,saya ambil contoh didesa Sibiruang mereka mempunyai data berapa koperasi tiga koto sudah membayar pajak dan tentunya kita tidak ada keraguan karena saat ini kita masih meraba-raba raba .

BACA JUGA :   Wakili 63 Kampung di Depok, Jatijajar Diverifikasi Tim Penilai Jabar

” Mudah – mudahan nanti desa Sibiruang bisa menjelaskan berapa KUD tiga koto itu membayar pajak dan dikoperasi Pincuran Tujuh dititik beratkan kepada desa Bandur Picak berapa mereka membayar pajak .

Yang disampaikan sekcam tadi betul, pegawai negeri kita bayar pajaknya masuknya dimana ? ini akan kita cari solusinya sehingga persentasi dari kecamatan koto kampar hulu ini besar dan untuk kita ketahui bersama persentasi kita dari target yang direncanakan oleh pemerintah kabupaten kampar hanya mencapai baru 2,8 persen, tutupnya.

Penulis: Hargono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *