DAERAH  

Ponpes Salafiyah Al Faaqih Cilangkap Gelar Pekan Maulid Satu Bulan Penuh

Depok, reportaseindonesia.id| Gemuruh selawat dan pembacaan kitab rawi mulai mengangkasa dari Pondok Pesantren Salafiyah Al Faaqih (Kobong), Banjaran Pucung, Cilangkap, Tapos, Depok.

Peringatan rutin hari kelahiran Nabi Muhammad SAW resmi dibuka pada Kamis (13/8/2026) malam, bertepatan dengan malam 1 Rabiul Awal 1448 Hijriah.

Diiringi kehangatan jemaah dan warga sekitar yang hadir pada malam pembukaan, rangkaian majelis ilmu dan doa ini disiapkan untuk menyiarkan keberkahan selama satu bulan penuh.

Pimpinan Kobong, Abah Dedy Rachmat Sandi, menegaskan bahwa tradisi tahunan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud nyata kerinduan dan bukti cinta umat kepada sosok makhluk paling mulia di sisi Allah SWT.

“Apa yang kita lakukan hari ini adalah upaya pembuktian cinta kepada Kanjeng Nabi Muhammad SAW, sosok yang kesempurnaannya tidak tertandingi,” ujar Abah Dedy.

Rangkaian Pekan Maulid tahun ini membawa fokus utama pada pendalaman riwayat hidup Sang Rasul meneladani perjalanan beliau sejak masa kecil, remaja, dewasa, hingga perjuangan dakwahnya yang penuh keagungan.

Agenda intensif ini dibagi ke dalam beberapa tahapan yang di ipusatkan di kompleks pesantren, di mana malam ke-12 (malam puncak) menjadi momen istimewa dari rangkaian awal ini.

Pada malam Ke-15 hingga Ke-30 (Safari Majelis) kegiatan berlanjut secara bergilir keliling ke majelis-majelis taklim serta rumah keluarga besar Kobong di berbagai wilayah.
Setiap malamnya, suasana majelis akan terus dihidupkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an serta pelantunan kisah kenabian melalui kitab-kitab rawi kenamaan yang digilir secara bergantian—seperti Ad-Diba’i, Al-Barzanji, dan Syaroful Anam.

Tak hanya itu, tausiyah juga akan diisi oleh para ustaz dan kiai yang berganti setiap harinya untuk memperkaya khazanah keilmuan jemaah.

Di balik semaraknya lantunan selawat, Abah Dedy menitipkan pesan mendalam bagi seluruh jemaah yang hadir, yakni pentingnya menjaga konsistensi (istiqomah) dalam beribadah.

BACA JUGA :   Ciptakan Situasi Aman Dan Kondusif Babinsa Koramil 09 / Langgam Gelar Patroli Bersama

“Pesan utamanya adalah istiqomah. Keistimewaan istiqomah itu bahkan melebihi karomah seribu wali. Penting bagi kita untuk latihan merutinkan sesuatu, lillahi ta’ala,” tuturnya.

Ia juga mengimbau jemaah yang memiliki kelapangan waktu untuk mengawal rangkaian majelis ini dari awal hingga akhir. Menutup pesannya, Abah Dedy mendoakan agar setiap niat dan hajat yang dibawa para jemaah dapat diijabah oleh Allah SWT.

“Bukan semata-mata karena pembacaan rawi dan selawatnya, melainkan karena ketulusan serta keikhlasan jemaah dalam menjalani prosesnya,” pungkas pimpinan Kobong tersebut. (Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *