Kampar,reportaseindonesia.id | Wagini seorang mantan karyawan harian perusahaan perkebunan kelapa sawit PT. Padasa enam utama kebun koto kampar (kokar) yang terletak diwilayah Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau mengeluhkan dana pensiunnya belum juga dibayar oleh pihak perusahaan setelah pensiun sejak akhir desember tahun 2018 lalu.

Diketahui sebelumnya, mantan karyawan panen afdeling V bernama Temon juga sempat mengeluhkan lambatnya uang pensiunnya juga dicairkan oleh pihak PT Padasa Enam Utama Kokar setelah dipensiunkan oleh pihak perusahaan lebih kurang 6 bulan lamanya, namun informasi yang didapat bahwa uang pensiun milik temon telah dibayar atau masuk melalui kerekening miliknya.

Advertisement

” Nama saya Wagini mantan karyawan harian dibagian perawatan PT. Padasa Enam Utama Kebun Koto Kampar ( kokar ) dan saya sudah dipensiunkan oleh pihak perusahaan sejak akhir bulan desember tahun 2018 lalu tetapi hingga sekarang dana pensiun saya belum juga dibayar oleh PT Padasa Enam Utama Kokar. “ujar Wagini menuturkan kepada reportaseindonesia.id dikediamannya, senin( 8/ 7/ 2019).

Lebih lanjut wagini menjelaskan, Saya dipensiunkan oleh pihak perusahaan sejak akhir bulan desember tahun 2018 yang lalu dan dimana saya dulu bekerja diharian bagian perawatan seperti pemel serta memupuk tetapi setelah dipensiunkan lebih kurang hampir 7 bulan lamanya kok sampai sekarang belum juga dibayar pihak perusahaan dan tentunya kita mengeluhlah kenapa hingga sekarang belum juga dicairkan.

“Ya, sampai sekarang kita hanya menunggu – nunggu terus padahal uang pensiun tersebut sangat kita butuhkan untuk kehidupan sehari- hari serta untuk biaya anak sekolah, ungkapnya.

Wagini berharap kepada pihak perusahaan perkebunan kelapa sawit pt.padasa enam utama kokar agar uang pensiunnya dibayarkan.

“Dengan lambatnya dana pensiun saya ini belum dibayar oleh pihak perusahaan tentunya kita pusinglah memikirkan untuk kebutuhan hidup sehari – harinya dan harapan saya kepada pihak perusahaan tolonglah cepat dibayarkan uang pensiun saya tersebut karena uang pensiun saya itu akan kami pergunakan untuk kebutuhan hidup keluarga, harapnya.

Terpisah, Temon mantan karyawan Panen Afdeling V PT Padasa enam utama kokar saat dikonfirmasi reportaseindonesia.id, senin siang (8/7/2019) mengatakan, iya saya mantan karyawan panen afdeling V PT Padasa enam utama kebun koto kampar ( kokar ) yang sudah dipensiunkan sejak awal januari tahun 2019 lalu juga mengalami hal yang sama seperti Wagini dan sempat mengeluhkan juga lambatnya uang pensiun saya dibayar oleh pihak perusahaan.

BACA JUGA :   Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dampingi Nakes Tes Swap PCR Kepada Karyawan PT SRS

” Sekarang sudah cair tetapi dengan diangsur dua kali bayar dan yang pertama masuk kerekening saya sebesar lebih kurang 29 juta pada tanggal 1 juli 2019 serta yang kedua masuk kerekening kembali sekitar 3 hari kemudian pada tanggal 4 juli 2019 sebesar lebih kurang 70 juta artinya jumlah keseluruhan uang pensiun saya yang telah dibayar oleh pihak perusahaan masuk ke saldo rekening saya lebih kurang 97 juta,pungkasnya.

Penulis : Hargono