Heboh! Terseret Arus Sungai Subayang Disaat Mandi, 1 Orang Bocah Tewas Dan 1 Bocah Berhasil Diselamatkan

165 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Kampar,reportaseindonesia.id| Dua orang anak laki-laki yang tengah mandi berenang di Sungai Subayang terseret arus sungai, 1 orang berhasil selamat setelah ditolong warga dan1 orang ditemukan tewas setelah dilakukan pencarian sekitar 2 jam lamanya,tepatnya di Aliran Sungai Subayang wilayah desa Padang Sawah Kecamatan Kampar Kiri,Kabupaten Kampar,Provinsi Riau,jumat sore (27/9/2019) sekitar pukul 16.20 wib.

Diketahui sebelumnya bahwa peristiwa tersebut berawal pada Jumat sore (27/9/2019) sekira pukul 16.00 wib dimana saat itu 3 Bocah laki-laki yaitu bernama Revan Setiawan (10) bersama temannya Farel (8) serta Sandika (13) mandi sambil berenang di aliran Sungai Subayang wilayah desa Padang Sawah,namun
Tiba-tiba 2 orang dari ketiga bocah yang berenang itu yaitu Revan dan Farel hanyut terbawa arus sungai, seorang warga yang kebetulan berada disekitar lokasi yaitu Cical (40) berusaha menolong korban yang hanyut itu.

Beruntung Cical berhasil menyelamatkan Farel namun Revan (korban) keburu tenggelam didalam arus sungai Subayang tidak dapat terselamatkan.
Kapolsek Kampar Kiri yang mendapat informasi tentang kejadian itu segera memerintahkan Bhabinkamtibmas desa Padang Sawah, Brigadir Herman beserta anggota Polsek untuk ke TKP( Tempat Kejadian Perkara ) guna untuk membantu penncarian korban.

Sekitar pukul 18.20 wib korban ditemukan warga di TKP dalam keadaan tenggelam serta selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Kampar Kiri untuk dilakukan pemeriksaan medis dan setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis bahwa korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Kapolsek Kampar Kiri Kompol Yulisman S.Sos, MSi saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, disampaikan Kapolsek bahwa korban telah diserahkan kepada pihak keluarganya untuk dikebumikan.

Pada kesempatan ini Kapolsek juga menghimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar aliran sungai, agar kejadian serupa tidak terulang, jelasnya.

BACA JUGA :   Dugaan Pemotongan Gaji Honorer untuk BPJS Disinggung dalam Kasus Damkar

Sumber : Humas Polres Kampar

Editor : Hargono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eight + 6 =