Rama Pratama Calonkan Jadi Walikota Depok, Janjikan Depok Lebih Segar

0
149

Depok,reportaseindonesia.id |  Aktivis Gerakan Mahasiswa di Era Reformasi 1998, Rama Pratama mencalonkan diri sebagai Walikota Depok dalam pilkada tahun 2020.

Dihadapan puluhan watawan di Kedai Kopi verbena Grand Depok City Depok, Rabu (15/01/2020) pada acara Deklarasinya sebagai calon Walikota Depok, Rama Pratama mengawali dengan bercerita, riwayat hidup dan tempat tinggalnya, di Depok sejak tahun 87 dan kuliah di UI Depok. Hingga saat ini dirinya tinggal di Depok,

“Saya melihat Depok seharusnya bisa lebih baik lagi menjadi kota yang segar dan nyaman bagi warganya jika dikelola dengan baik.” Ujarnya.

Dirinya juga mengaku telah berkomunikasi dengan banyak pihak.
“Alhamdulillah Dialog itu terus berlabjut dengan warga Depok dan mendapatkan tanggapan positif dari warga,mereka mendukung, untuk mencalonkan diri sebagai walikota.” Imbuhnya.

Diakui belakangan ini warga Depok banyak melihat wajah “Rama Pratama” dengan slogan “2020 Segarkan Depok”.

“Karena dirinya menilai sudah 33 tahun tinggal di Depok, ternyata Depok semakin tidak segar, sumpek dan tidak ramah,” ujarnya.

Oleh karena itu dirinya berpendapat, Depok harus dibangun menjadi kota yang segar tempat warganya berinteraksi sehat dengan lingkungan dan infrastruktur yang mendukung.

Rama Pratama menilai, Depok harus dubangun menjadi kota Modern Hijau dan Inklusif. Modern yang dimaksud mampu memanfaatkan kemajuan teknologi informasi berbasis digital dan inklusif.

Sedangkan yang dimaksud dengan kata “segarkan Depok” diurai menjadi tiga program utama yaitu, segarkan lingkungan segarkan masyarakat dan sedangkan pelayanan publik.

Segarkan lingkungannya kami akan menata Depok, dimana pemukiman, di mana aktivitas komersial, dab bagaimana ketersediaan air untuk bangunan bangunan tinggi dan komersial dan Bagaimana mengurangi kemacetan.

Sedangkan untuk kata “segarkan” masyarakat yang dimaksud kamai adalah, menawarkan solusi, bisa juga bagi masalah banjir dan ketersediaan air,yaitu Revitalisasi Setu.

BACA JUGA :   Fraksi PDIP Mengambil Sikap Terkait Pembebasan Lahan UIII

Revitalisasi Setu yang dimaksud, dapat mengatasi dua masalah yaitu penyediaan lebih banyak ruang terbuka hijau untuk warga bertemu dan berinteraksi serta kawasan penampung air agar tidak lagi menjadi banjir atau kekeringan.

Sementara yang dimaksud menyegarkan pelayanan publik yang dimaksud,yakni mengusulkan pemanfaatan teknologi informasi sebagai ujung tombak inti dari pelayanan publik.

Diakui, ini baru ide pokoknya, penjabarannya nanti kita paparkan, pada waktunya misalnya tentang bagaimana memacu pertumbuhan ekonomi, dan penciptaan lapangan kerja melalui pengembangan potensi ekonomi kreatif di Depok,

“Lalu mewujudkan Kota Depok yang inklusif untuk semua warganya tanpa terkecuali tinggal tunggu saja tanggal mainnya ujarnya.” Ujarnya sambil senyum lebar.

Menyinggung tentang kendaraan politik guna maju menjadi calon walikota,Rama mengaku sedang intens menjalin dialog dengan sejumlah partai politik.

“Dialog yang sedang berjalan, ini semoga pada waktunya akan ada titik temu dengan partai-partai politik terkait pencalonan saya di Pilkada Depok ini,” ujar Rama.

Rama menyebutkan, melihat hasil pemilu 2019 partai partai yang dapat mengajukan calon sendiri karena memiliki 10 kursi DPRD atau lebih di Kota Depok adalah Partai Keadilan Sejahtera, Partai Gerindra dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

“Insya Allah saya” optimis” yang dibutuhkan Depok adalah kolaborasi dan saya juga akan mengajak semakin banyak pihak, untuk sama-sama mewujudkan Depok yang segar, Depok yang maju dan membanggakan warganya.” tegasnya. (agus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

13 − 5 =