Gelar Razia di Apartemen, Petugas Gabungan Amankan 20 Orang Salah Satunya Dibawah Umur

  • Bagikan

Depok,reportaseindonesia.id | Dalam rangka menertibkan serta mencegah tindakan asusila yang akhir-akhir ini marak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok kembali menggelar razia di salah satu apartemen di jalan Margonda Raya Kota Depok. Jum’at (31/010/2020)

Razia yang di gelar melibatkan 70 personil gabungan dari pihak Satpol PP, TNI, Polri, BNN, Dinsos dan Dinkes yang dimulai pukul 22.00 wib.

Kasatpol PP Kota Depok Lienda Ratna Nurdianny saat terjun langsung saat razia

Saat ditemui di ruang kerjannya, Kasatpol Pamong Praja Kota Depok Lienda Ratna Nurdianny menyampaikan, Hari ini kami menggelar razia bersama instansi dan dinas terkait guna menciptakan rasa nyaman dilingkungan masyarakat

“Razia kami laksanankan dari hari jumat tanggal 31 Januari 2020 mulai  22.00 sampai dengan hari Sabtu dinihari 1 jan 2020  01.30 wib dan berhasil mengamankan 20 orang diantaranya ditemukan dalam kamar 12 orang diantaranya 6 laki-laki dan 6 perempuan (6 pasang) 3 laki-laki dan 4 perempuan dalam kamar terpisah di duga yang sedang menunggu tamu dan penyedia jasa sewa kamar,”ujar Lienda.

Dirinya menambahkan, Ada anak permpuan 16 tahun yang turut kami amankan dalam razia malam ini untuk pendataan selesai kami proses pukul 03.00 wib di kantor Satpol PP

“Razia ini guna melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap potensi perbuatan asusila, tujuannya sendiri untuk melakukan pencegahan terhadap tindakan-tindakan asusila yang sudah meresahkan masyarakat. Untuk penangananya yang lain pembinaan di data jika kemvali terjadi akan ditindak, terkait anak dibawah umur nanti DPAPMK akan melakukan pembinaan
dan dikembalikan kepada keluarganya juga,”imbuhnya.

Petugas Satpol PP melakukan pendataan dan pengarahan

Petugas gabungan sekitar 70 petugas dari Dinsos, Dinkes, BNN, TNI,  Polri dan Satpol PP melakukan razia sampai pukul 01.30 wib dengan cara menyatroni satu persatu pintu kamar apartemen yang di duga digunakan untuk melakukan perbuatan zina, selain itu petugas dari Dinkes dan BNN melakukan test urine terhadap orang yang terjaring razia

BACA JUGA :   Meriahkan HUT Infanteri ke - 71, Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif 132/BS Gelar Pengobatan Massal Dan Pembagian Sembako Gratis

“Selain itu petugas dari BNN dan Dinkes Kota Depok juga melakukan test urin, Alhamdulillah hasilnya negatif semua,” pungkas Lienda. (agus)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

nineteen − 7 =