Kampar,reportaseindonesia.id | Harga bawang merah ditengah- tengah merebaknya Virus Corona dan masuknya bulan Suci Ramadhan meroket naik dari harga normal biasanya Rp.20 ribu perkilogram menjadi Rp.50 ribu perkilogramnya ,tepatnya dipasar Tradisional desa Bandur Picak,Kecamatan Koto Kampar Hulu,Kabupaten Kampar,Provinsi Riau,rabu (29/4/2020).

Informasi yang didapat bahwa kenaikan harga bawang merah yang begitu Signifikan tersebut lebih kurang 2 pekan belakangan ini dipasar- pasar Tradisional diwilayah Kecamatan XIII Koto Kampar maupun Kecamatan Koto Kampar Hulu.

Advertisement

” Iya memang benar harga bawang merah saat sekarang ini terus melonjak naik dari harga normal biasanya Rp.20 ribu perkilo dan sekarang meroket naik menjadi Rp.50 ribu perkilogramnya dalam 2 pekan terakhir belakangan ini, ungkap salah seorang pedagang Komoditi pangan dipasar Tradisional desa Bandur Picak , Suharman saat dikonfirmasi reportaseindonesia.id.

Suharman berharap agar pemerintah mencari solusi supaya harga bawang merah kembali normal seperti biasanya.

” Harapan kami kepada pemerintah kalau bisa ya harga bawang merah ini kembali diturunkan supaya harganya kembali normal seperti biasanya dan kita juga tak tahu entah cemana ini kenapa kok harga bawang merah melonjak naik seperti saat sekarang ini.

Naiknya harga bawang saat sekarang ini entah disebabkan Corona atau entah apa itu sebabnya tidak tahu kita dan harapan kami kepada pemerintah agar secepatnya dicari solusi atau jalan keluarnya bagaimana harga bawang merah bisa kembali turun seperti biasanya, pungkasnya.

Penulis : Hargono

BACA JUGA :   Pemdes Sibiruang Salurkan BLT- DD Tahap l Tahun 2020 Kepada 88 KK