![]()
Depok,reportaseindonesia.id | Pengerjaan proyek seharusnya mengedepankan keseleamatan kerja dan wajib memasang papan proyek supaya masyarakat dapat melihat anggaran yang digunakan sebagai keterbukaan informasi publik.
Namu hal ini tidak berlaku disalah satu pekerjaan penurapan di samping gedung Puskesmas Jatijajar. Proyek diduga siluman karena tidak memasang papan proyek selayaknya pekerjaan-pekerjaan lainnya.
Saat dihubungi awak media, ditanya kenapa papan proyek tidak ada, Bani selaku pelaksana proyek mengatakan bahwa terkait papan proyek lagi diurus administrasinya.
“Untuk masalah papan proyek kita lagi urus administrasinya di Pemkot, begitupula masalah K3,” ujar Bani saat dihubungi via sambungan telepon. Rabu (16/12/2020)
Saat ditanya berapa anggarannya Bani terkesan menutupi dengan alasan tidak tahu.
“Kalau anggrannya berapa saya tidak tahu bang,” ucapnya.
Dari pantauan awak media dilokasi terlihat pekerjaan terkesan asal dan para pekerja tidak menggunakan K3.

Eko salah satu warga sekitar menyayangkan papan proyek pekerjaan turap tidak terpasang pasang
“Sangat disayangkan pekerjaan yang menggunakan anggaran pemerintah seharusnya memasang papan proyek agar masyarakat, LSM, Media dan lainnya bisa tahu berapa anggaran yang digunakan. Apakah sudah sesuai dengan kwalitasnya apa belum?. Bukannya malah disimpan terkesan malah seperti proyek siluman,” ketus Eko saat melihat lokasi pekerjaan.
Eko sendiri berpendapat pekerjaan tersebut malah berdampak merugikan warga
“Proyek layak distop jika tak sesuai spek lantaran bisa berdampak pada kualitas kerja dan berujung timbulnya kerugian bagi warga. Serta peran serta LPM juga wajib memgawasi supaya kualitas bisa maksimal seperti yang diharapkan warga,” pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan papan proyek pengerjaan belum terpasang dilokasi pekerjaan.
Penulis: Agus Suyono












