![]()
Jakarta,reportaseindonesia.id | Kasus dugaan korupsi di Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok yang sudah menjadi sorotan publik terus bergulir prosesnya baik di Kepolisian maupun Kejaksaan Negeri Depok.
Banyak pihak yang mengaitkan kasus dugaan korupsi ini dengan status Sandi Butar Butar sebagai anak seorang pengusaha. Hal tersebut langsung mendapat tanggapan dari Kuasa Hukum Sandi.
“Ada yang mengaitkan dengan profesi orang tua Sandi dan ini tidak fair. Orang tuanya merupakan seorang pemborong tetapi tidak dalam kategori besar, bahkan kontraktor yang kecil bukan menengah dia mendapat pekerjaan dari PL dan saya mengerti. Kalau ada masalah dengan perusahaan orang tuanya jangan kaitkan dengan urusan kami, kalau ada masalah selesaikan dan orang tuanya mengatakan tidak ada masalah dengan perusahaanya. Dan kalau ada masalah silahkan tindak,” ujar Razman Arif Nasution saat menggelar jumpa pers di daerah Kuningan. Senin (19/04/2021)
Razman juga menegaskan, Tadi orang tuanya juga sudah komunikasi dan saya sudah kasih tau kalau ada masalah silahkan tunjuk saya sebagai kuasa hukum
“Dan kalau ini terus dicari-cari tidak masalah, tetapi kalau Sandi ada tekanan pengancaman dan lain-lain yang berlaku fisik maupun keluarganya dan atau teman-temannya kami akan lakukan perlawanan. Untuk saat ini Sandi belum perlu LPSK namun saat ini masih dalam perlindungan kami, namun kalau nanti kita anggap serius kita akan buat laporan ke LPSK dan mengambil langkah-langkah hukum,” paparnya.
Ditempat yang sama, Sandi Butar Butar juga menyampaikan bahwa kasus ini akan terus dilanjutkan
“Banyak oknum yang datang ke saya bilangnya duduk ditengah, tetapi saya tetap pada pendirian saya. Sampai masalah pribadi saya diungkit-ungkit tetapi saya akan tetap maju terus, saya ga mau mundur karena ini berdasarkan fakta dan yang saya bela itu hak saya,” ucap Sandi dihadapan awak media. (Agus)












