Jakarta,reportaseindonesia.id | Masyarakat dan mahasiswa yang tergabung dalam kesatuan ,gerakan masyarakat Riau Indonesia anti korupsi dalam waktu dekat akan melaksanakan aksi demontrasi di ibu kota Jakarta tepat nya di kantor Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) RI untuk meminta segera mengambil alih dugaan kasus korupsi bansos Kabupaten Siak yang sekarang di tangani Kejati Riau.

Penegasan ini di sampai kan Adi putra kepada media reportaseindonesia.id (10/9/21) bahwa masyarakat dan mahasiswa Riau akan melaksanakan aksi demo atas dugaan kasus korupsi penyelewengan serta penyalah gunaan anggaran dan bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Siak tahun anggran 2014-2019 sebesar Rp56,7 miliar massa periode Bupati Siak drs. Samsuar yang sekarang menjadi Gubernur Riau.

Advertisement

“Kami prihatin dengan kondisi hari ini dan melihat masyarakat sudah ragu pada eksitensi lembaga hukum di daerah seperti Kejati Riau yang kami nilai masih tebang pilih dalam mengusut sampai tuntas kasus ini oleh karna itu kita meminta ketegasan (KPK) RI untuk supervise terhadap kasus ini,” tegasnya.

Di tambah Adi Putra bahwa Propinsi Riau sudah darurat korupsi apalagi kasus ini sudah masuk tahap penyelidikan oleh Kejati Riau yang di duga kuat melibat kan Gubernur Riau

“Ironisnya sampai hari ini Kejati Riau terkesan tidak berani memeriksa oknum Gubernur atas dugaan keterlibatan sewaktu menjadi Bupati Siak tahun 2014-2019 penangan kasus tersebut tidak cukup hanya sampai bawahan Bupati saja di pembahasan anggaran Bupati massa itu pasti tahu kemana dan bansos itu diberikan,” imbuh adi putra sebagai ketua Gerakan Masyarakat Riau Indonesia Anti Korupsi. (Agus)

BACA JUGA :   Kabid Humas Polda Banten: Secepatnya Kami Amankan Pelaku Penganiayaan Wartawan