![]()
Kampar, reportaseindonesia.id | Pemerintah desa ( Pemdes) Gunung Malelo menggelar Sosialisasi Percepatan Vaksinasi Covid-19, bertempat diaula kantor desa Gunung Malelo, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Kamis malam (9/12/2021) sekitar pukul 19:30 wib.
Hadir pada acara tersebut, Kepala desa Gunung Malelo, Hidayat Mathri, S.pdi beserta seluruh perangkat desa mulai dari RT, RW, Kepala Dusun, Kasi, Kaur hingga Sekdes, Bhabinkamtibmas desa Gunung Malelo, Bripka Andi Wardana, S.Psi, Babinsa, Kopka Jufri Hendri dan Bidan Desa beserta kadernya.
Bhabinkamtibmas desa Gunung Malelo, Bripka Andi Wardana, S.Psi dalam arahannya mengatakan, Kami selaku petugas bhabinkamtibmas bersama babinsa desa siap setiap saat mendampingi RT, RW, Kadus dan perangkat desa lainnya kalau ada terkendala masyarakat kita yang tidak mau di Vaksin karena kami sudah diperintahkan oleh bapak Kapolri.
” Karena sampai saat ini kecamatan kita koto kampar hulu pencapaian vaksinasi baru sekitar 47 persen, jadi masih ada separuh lagi untuk pencapaian 70 persen Dosis pertama, jelas Andi Wardana.
Lebih lanjut dikatakannya, Jadi intinya kita sekarang ini mari bersama -sama untuk melaksanakan pendataan warga per RT secara manual berapa yang sudah divaksin serta berapa yang belum divaksin dan kalau itu sudah didata oleh RT, RW lalu dikumpulkan ke Kadus baru kita cocokan jumlah umur 12 tahun kebawah guna kita hilangkan itu.
Jadi sisa itulah yang akan kita jadikan sasaran kita dan seandainya jika tidak tercapai 70 persen mungkin kita akan mendapatkan resikonya diakhir tahun tetapi kita sama -sama kejar target sebelum akhir bulan desember vaksinasi didesa kita telah terkejar mencapai 70 persen.
” Intinya kita melaksanakan ini hukumnya wajib dan kepada seluruh perangkat mari kita bersinergitas, jika ada kendala apa atau misalnya warga kita ada yang tidak mau divaksinasi boleh laporkan kekami agar kami nanti yang memberikan pengarahan kenapa kita harus divaksinasi sebab itu sudah menjadi tugas kami, ucap Bhabinkantibmas sambil mengakhiri pengarahannya.
Sementara itu kepala desa Gunung Malelo, Hidayat Mathi,S.Pdi dalam sambutannya menuturkan, Kita harus didasari dengan data karena tanggal 31 desember masyarakat desa gunung malelo ini seratus persen sudah divaksin , itu intruksi dari atasan dan terkecuali ada halangan seperti sakit atau sebagainya.
Ini telah kita buktikan contohnya seperti kita-kita yang ada diruangan ini tidak menimbulkan apa-apa setelah divaksinasi dan insya allah alhamdulillah kita sehat-sehat saja serta kita pun tidak terjangkit Covid-19.
” Artinya pemerintah itu perhatiannya sangat luar biasa terhadap kita dan kita malam ini tidak membahas tetapi malam ini kita akan melakukan pendataan terhadap warga kita mana yang sudah divaksinasi dan mana warga kita yang belum divaksinasi, tutur Hidayat Mathri.
Hidayat Mathri menambahkan, Malam besok kepala dusun sudah berkumpul seperti ini dengan hasil yang sudah didata dan kami bersama perangkat desa akan menggodok siapa yang telah divaksin serta siapa yang belum divaksin.
Setelah semua sudah terdata serta kita akan berkoordinasi dengan kepala puskesmas berapa sanggup satu hari dan seandainya sanggup 100 orang dan kita akan buat jangkauannya100 orang sehari.
” Umpamanya kita ada 500 orang yang belum divaksinasi dan berarti dalam jangka 5 hari sudah tuntas, nah ini target kita, terangnya.
Jadi malam besok makanya malam ini kami sampaikan hal itu agar besok pagi mulailah melakukan pendataan dan tugas kita apa bukan memaksa orang vaksin tetapi mendata orang yang sudah divaksin serta yang belum divaksin.
Kami mohon kepada RT, RW kalau tidak tahu datanglah kerumah-rumah warganya untuk melakukan pendataan dan jadi semua ini untuk kepentingan kita semua.
” Saya yakin dan percaya bapak-bapak, ibu-ibu kalau memang sebanyak 500 orang lagi yang belum divaksinasi insya allah satu minggu akan tuntas untuk desa gunung malelo ini, tutup hidayat mathri.
Penulis : Hargono












