Bamus Ormas dan LSM Kota Depok Segera Bentuk Kepengurusan Baru

Depok,reportaseindonesia.id | Badan Musyawarah (Bamus) Ormas dan LSM Kota Depok menggelar kegiatan Halal bi Halal yang dilaksanakan di taman K3D, Margonda Depok.

Saat ditemui awak, Kombes Pol (Purn) Dramayadi SH selaku salah satu pendiri Bamus menyampaikan kegiatan ini adalah halal bi halal Bamus Ormas dan LSM

“Di Bamus tidak ada gonjang ganjing, jadi orang yang mengatakan itu orang yang tidak mengerti dan orang yang mau menggunakan Bamus untuk kepentingan pribadi. Saya dan pak Bowo SK Kumham nya jelas dan sekarang SK terakhir bung Sami sudah kami berhentikan sesuai Anggaran Dasar dan Rumah Tangga,” ujar Dramayadi, Minggu (29/05/2022).

Lebih lanjut, Darmayadi menjelaskan kedepan akan diadakan perombakan struktur kepengurusan Bamus “Kedepan kami pastikan karena yang lama sudah dibekukan, nanti akan kita bentuk kepengurusan baru dan SK lagi. Jadi kalau dari pihak tertentu bilang ada gonjang ganjing itu tidak ada yang bialng ada adalah orang yang mau menggunakan SK tersebut. Kita lagi mencari orang-orang tersebut yang mumpuni.

Pengurus yang baru harus betul-betul menguasai anggaran rumah tangga yang kedua harus mengerti benar kebijakan yang di musyawarah kan di Bamus. Kalau dia sudah menguasai anggaran dasar rumah tangga tidak masalah “Untuk jangka kepemimpinan 3 tahun apabila tidak terjadi apa-apa, kaya kemarin ini tidak sampai satu tahun kita bekukan. Tidak menjalankan ADART, melakukan pelanggaran, penggunakan anggaran hibah yang tidak jelas,” tegasnya.

Masih ditempat yang sama, Pradi Supriatna yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan kegiatan ini bagus sekali Bamus bisa mewadahi ormas dan LSM “Kalau awal memang perlu proses mudah-mudahan dengan duduk bareng punya pandangan visi yang sama dalam rangka berkolaburasi dengan pemerintah saya rasa cukup baik,” kata Pradi.

BACA JUGA :   Kebijakan Gurbernur Jabar Terkait Siswa Miskin Dianggap Bertentangan dengan UUD 1945

“Harapan saya, Bamus sudah jelas Badan Musyawarah artinya untuk mencapai titik kebersamaan itu ya duduk bersama. Menyampaikan persoalan-persoalan yang visi nya untuk kepentingan bersama,” pungkasnya. (Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

twenty + 2 =