Daya Tarik Baru Pasar Agung: Bayar Parkir Dua Kali!

Depok,reportaseindonesia.id|Kekecewaan kembali dirasakan pengunjung Pasar Agung, Depok. Kali ini, bukan soal kualitas barang atau harga yang menjadi keluhan, melainkan praktik pungutan liar (pungli) parkir yang semakin marak.

Banyak pengunjung yang mengeluhkan harus membayar parkir sebanyak dua kali. Setelah membayar di pintu masuk, mereka kembali dimintai uang oleh oknum petugas parkir saat hendak mengambil kendaraan. Modus yang digunakan pun beragam, salah satunya dengan meletakkan kardus bekas di atas jok motor seolah-olah sebagai tanda sudah diparkir.

Keluhan ini mencuat ke permukaan setelah seorang warga membagikan pengalamannya di media sosial. “Min, info yaa. Di pasar Agung Depok 2 Timur. Mulai kemarin menggunakan jasa vendor parkir berbayar, tapi para preman dan tukang parkir berseragam juga masih nongkrong disitu. Masih suka naruh kardus bekas diatas jok motor,” tulis akun tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Nina Suzana selaku PJ Sekda Kota Depok menegaskan, seharusnya tidak ada pungutan lagi jika sudah ada pengelolanya

“Mestinya sudah tidak ada lagi pengutan-pungutan parkir kalau sudah ada pengelolanya. Saya koordinasikan dengan Disdagin, ” tegas Nina.

Kondisi ini semakin memperparah citra Pasar Agung di mata masyarakat. Pasalnya, sebelumnya, keberadaan gate parkir di wilayah perkantoran GDC juga sempat menuai penolakan karena dianggap memberatkan warga. (Red) 

 

BACA JUGA :   SMP Negeri 1 Depok Gelar Doa Bersama untuk Anak Ridwan Kamil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *