Kampar , reportaseindonesia.id |Pasca meningkatnya debit air beberapa waktu lalu, langkah taktis langsung diambil oleh para personel dan tukang dilapangan guna menjaga stabilitas konstruksi Jembatan Aramco didesa Tanjung Belit Selatan, Rabu (24/6/2026), fokus pengerjaan diarahkan pada penimbunan kembali area di bawah pondasi yang sempat tergerus atau digali oleh arus air sungai.
Pekerjaan penimbunan ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk memperkuat struktur dasar jembatan, pengikisan tanah di sekitar pondasi akibat arus air (erosi) jika dibiarkan dapat membahayakan kestabilan jangka panjang.
Sehingga pengisian material timbunan yang padat dibawah pondasi menjadi prioritas utama tim dilapangan dan
dengan menggunakan material pilihan yang tahan terhadap arus, para pekerja bergotong-royong memastikan setiap rongga dibawah pondasi terisi rapat.
Langkah cepat ini diambil agar struktur utama jembatan tetap berdiri kokoh dan tidak bergeser, sekaligus mempersiapkan landasan yang aman sebelum melanjutkan ke tahapan konstruksi atas berikutnya.
Melalui penanganan yang cepat dan tepat terhadap dampak fluktuasi alam ini, diharapkan pembangunan Jembatan Aramco di desa Tanjung Belit Selatan dapat terus berjalan lancar, aman bagi para pekerja dan menghasilkan infrastruktur penghubung yang benar-benar tangguh bagi masyarakat.
Berdasarkan laporan tim satgas dilapangan, setelah kondisi air sungai mulai bersahabat hari ini kita langsung bergerak cepat melakukan penimbunan kembali di area bawah pondasi yang sempat tergerus serta digali oleh arus air.
Ini adalah bagian dari evaluasi taktis kita di lapangan untuk memastikan bahwa kekuatan dasar jembatan tidak terganggu oleh faktor alam.
Struktur bawah harus benar-benar padat dan stabil sebelum kita merampungkan bagian atas demi menjamin keamanan warga yang nantinya akan melintasi jembatan Aramco ini.
Sumber: Pendim 0313/KPR












