![]()
Pelalawan, reportaseindonesia.id | Banjir yang tak kunjung surut mengakibatkan kemacetan panjang setiap hari di jalan Lintas Timur. Lokasi banjir yang menggenangi jalan tepatnya di KM 83 Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras yang merupakan jalan nasional lintas Timur.
Bahkan akibat antrian panjang tersebut seorang kernet truk meninggal dunia. Informasi tersebut disampaikan salah satu pengguna jalan kepada reportaseindonesia.id
“Ada kernet lintas mau pulang ke Medan dia dari Palembang identitasnya tidak tahu saya. Sekarang posisinya masih di pos desa Kemang di dekat titik banjir dan antrian hingga saat ini masih panjang” ungkap Andrizal,” Jumat (02/02/2024).
Lebih lanjut, Andrizal berharap agar pihak terkait dapat mengurai kemacetan
“Kepada pihak Pemda Pelalawan dan pihak pihak yang berkompeten agar bisa mengatur lalin ini dengan baik, sehingga tidak menyebabkan antrian berhari hari. Sekarang aja macet nya sudah mau sampai ke Sorek, jadi sangat melelahkan pengguna jalan. Dan kepada pengguna jalan jangan lah saling mendahului ikut lah antrian dengan tertib dan ikuti arahan dari petugas dan pemuda tempatan yang telah bertugas, “terangnya.
Ditempat terpisah, Santi Liana selaku Kepala Puskesmas II Pangkalan Kuras membenarkan bahwa kernet tersebut meninggal karena kelelahan mengantri semalaman
“Benar ada yang meninggal karena kelelahan sudah antri kemacetan sehari semalam. Diketahui korban juga mengidap penyakit asma karena tidak makan selama mengantri kemacetan sehingga kelelahan dan kambuh asmanya dan korban tidak tertolong lagi, ” terangnya. (Aris)












