DAERAH  

URINDO Cetak 647 Lulusan Berkarakter Entrepreneur dan Ramah Lansia, Wamenaker: Siap Kerja dan Siap Pimpin Masa Depan

Jakarta,reportaseindonesia.id|Sebanyak 647 mahasiswa dari berbagai jenjang, mulai dari Diploma hingga Magister, Universitas Respati Indonesia (URINDO) resmi dilepas dalam prosesi wisuda yang berlangsung khidmat di Gedung Sarana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, pada Kamis (30/10/2025).

Acara ini bukan sekadar perayaan kelulusan, melainkan penegasan komitmen URINDO menuju visi besarnya: menjadi universitas entrepreneur dan ramah lansia yang diakui secara internasional pada tahun 2033.

Momen wisuda ini semakin istimewa dengan kehadiran Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Afriansyah Noor.

Dalam orasi ilmiahnya yang bertema Transformasi Dunia Kerja dan Tantangan Generasi Muda di Era Digital, Wamenaker menggarisbawahi pentingnya kesiapan tenaga kerja di tengah tantangan global.

Afriansyah Noor memaparkan data bahwa dari 216,79 juta penduduk usia kerja di Indonesia, mayoritas (56,57%) masih berada di sektor informal. Hal ini menunjukkan perlunya peningkatan kompetensi dan adaptasi.

“Angka ini menunjukkan bahwa masih banyak tenaga kerja kita yang menggantungkan hidup di sektor informal. Karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi dan adaptasi terhadap kebutuhan pasar kerja,” ujar Afriansyah Noor.

Ia menekankan agar generasi muda memiliki future-proof mindset yang ditopang oleh tiga pilar yaitu Growth Mindset (Pola pikir bertumbuh), Future Mindset (Pola pikir masa depan) dan Entrepreneurial Mindset (Pola pikir kewirausahaan)

Wamenaker optimis, lulusan URINDO yang dibekali semangat ini “bukan hanya siap kerja, tetapi juga siap memimpin masa depan.”

Rektor Universitas Respati Indonesia dalam sambutannya menegaskan bahwa wisuda adalah awal dari tanggung jawab baru. Ia mengajak seluruh lulusan untuk menjadi duta yang membawa semangat keberlanjutan kampus.

“Visi besar Universitas Respati Indonesia adalah menjadi universitas entrepreneur dan ramah lansia yang diakui secara internasional pada tahun 2033. Untuk mewujudkannya, dibutuhkan kontribusi nyata dari seluruh lulusan,” tegas Rektor.

BACA JUGA :   Mahasiswa Urindo Berbagi Ilmu untuk Wirausaha Depok: Ciptakan Generasi Muda yang Mandiri dan Kreatif!

Bahkan, Rektor berpesan khusus, “Minimal setiap lulusan membawa satu mahasiswa baru untuk kuliah di URINDO. Ini bukan sekadar ajakan, tetapi bagian dari semangat menjaga keberlangsungan dan kebanggaan terhadap almamater.” imbuhnya.

Sementara itu, Pembina Yayasan Universitas Respati Indonesia, Toni Sugiarto, SE, S.Kom, memberikan penekanan tajam tentang karakter. Ia mengingatkan bahwa di dunia kerja yang dinamis, integritas adalah fondasi utama yang tak lekang oleh zaman.

“Keunggulan bukan sekadar menunjukkan keterampilan atau kekuatan, tetapi menjadi simbol dari karakter dan integritas. Peluang kerja hari ini tidak hanya menuntut ijazah, tetapi juga karakter,” ujar Toni Sugiarto.

Ia menutup sambutannya dengan pesan kunci yang kuat: “Dunia berubah begitu cepat siapa yang berhenti belajar, akan tertinggal.” Lulusan ditantang untuk terus berinovasi dan menjaga semangat kolaborasi, sesuai tuntutan dunia usaha yang unggul.

Lulusan dari jenjang Diploma, Sarjana, hingga Magister ini dilepas dengan harapan besar untuk menjadi insan pembelajar yang tangguh, siap menghadapi era VUCA (Volatile, Uncertain, Complex, Ambiguous) dengan profesionalisme, ketulusan, dan semangat belajar sepanjang hayat. (Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *