Depok,reportaseindonesia.id |
PPDB sudah berlalu khususnya di Sekolah Dasar (SD) Negeri di Kota Depok, namun masih ada menyisakan cemo’ohan warga masyarakat adanya pungutan pungutan yang masih membudaya, walaupun Walikota Depok sudah menyatakan PPDB tingkat Sekolah Dasar (SD) tidak dipungut biaya, sungguh sangat ironis dan sangat merusak citra profesional seorang guru.

Seusai melakukan penglepasan jalan santai di hari HUT Koperasi ke 72 dilapangan balaikota,03 Agustus 2019, Walikota Depok KH.Mohammad Idris menyampaikan kepada reportaseindonesia.id dilokasi “PPDB Sekolah Dasar ( SD) Negeri tidak dipungut biaya alias gratis, kalau ada alasan alasan tertentu , kebutuhan darurat , silahkan secara transparan “Ungkap Idris.

Advertisement

” Apabila ada hal sesuatu, Komite Sekolah sosialisasi memberikan penjelasan terlebih dahulu ,tidak mungkin sekolah menarik biaya sesuatu tanpa sepengetahuan Komite sebagai jembatan kepada para siswanya , jadi saya tegaskan kembali pada prinsipnya tidak ada namanya pungutan biaya dalam bentuk apapun “Papar Idris.

Klarifikasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok melalui Whats Apps M.Thamrin ” Untuk seragam sekolah yang dibeli disekolahan hanya baju muslim dan baju olah raga, selebihnya topi,badge sekolah,dasi dan lainnya dibeli diluar sekolah ” Pungkas Thamrin.

Sangat disayangkan masih adanya pungutan pungutan biaya disekolahan sejumlah Rp 700 ribu/siswa oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, apakah uang Rp 700 ribu tersebut seharga 2 ( seragam) yang dijelaskan Kadisdik ? kemana dana BOS untuk siswa ? dan ini sudah bukan menjadi rahasia umum, sudah dianggap kelaziman, bagaimana dengan SD lainnya ?.

Penulis : Koes

Editor. : Agus

BACA JUGA :   Satlantas Polres Metro Depok Menjadi yang Terbaik Lomba RSPA Bidang Keselamatan