![]()
Depok,reportaseindonesia.id | Dalam rangka mengapresiasi tokoh yang memberikan kemajuan pendidikan di Kota Depok, Aliansi Pendidikan memberikan penghargaan dalam berbagai kategori.
Acara yang di laksanakan di Hotel Bumi Wiyata dihadiri beberapa tokoh yang dianggap berperan serta dalam kemajuan pendidikan di Kota Depok diantarannya, Penerima penghargaan :
1. Ibu Elly Farida
2. Igun Sumarno
3. Qonita Litfiah
4. H. Muhammad Thamrin
5. Sarwanto
6. Salim Bangun
7. Nurhasan
8. Wawan
9. Syamsuri
10. Komar Suparman
Ditemui seusai kegiatan, Qonita Litfiah salah satu penerima penghargaan mengatakan saya mengucapkan terima kasih kepada aliansi pendidikan kota Depok
“Saya melihatnya penghargaan ini bukan hanya prestasi tetapi juga amanah dengan saya meningkatkan pengabdian, bakti saya di dunia pendidikan,” ujar Qonita, Kamis (30/12/2021).
Dirinya menjelaskan, Pendidikan di Depok makin tahun semakin membaik artinya segala kekurangan kita carikan solusi bersama, “Inilah gunanya aliansi pendidikan sebagai pathner untuk stake holder khususnya di dunia pendidikan dan pelaku pendidikan bagaimana kita bisa bekerja dengan baik untuk menciptakan dunia pendidikan yang lebih baik,” jelas Qonita
Anggota Dewan yang menerima penghargaan dalam kategori yayasan inovatif ini, saat diminta tanggapan terkait kurangnya Sekolah Negeri di Kota Depok mengatakan “Itu bertahap prosesnya, sejauh ini dinas pendidikan kota Depok sudah berupaya memenuhi itu semua,” pungkasnya.
Ditempat yang sama, Igun Sumarno juga menyambut baik adanya aliansi pendidikan kota Depok “Bicara tentang pendidikan separuh jiwa saya di pendidikan. Ini luar biasa jangan hanya tokoh pendidikan saja, tetapi cari kriteria anak yang berprestasi juga yang kita berikan. Pendidikan bukan hanya negeri tapi swasta juga bisa lebih maju” kata Igun.
Kita berharap keseimbangan swasta dan negeri sangat perlu karena daya tampung Negeri terbatas,” Apabila swasta tidak dibantu, tidak dibina anak-anak tidak bisa bersekolah. Dan sampai kapanpun swasta tidak akan bisa tidak ada bahkan semakin banyak, pemerintah suatu saat tidak bisa menyediakan sarana prasarana apalagi dengan Depok tanah-tanah nya berkurang,” terangnya.
Ditempat terpisah, Sekjend Aliansi Pendidikan Kota Depok, Mulyadi Pranowo mengatakan kegiatan hari ini melakukan kegiatan reflexsi akhir tahun skaligus pemberian penghargaan kepada tokoh pendidikan yang dinilai aliansi peduli pendidikan memiliki prestasi mengelola pendidikan
“Semua diberikan penghargaan nothing to lose dalam rangka memajukan pendidikan yang lebih baik. Aliansi juga memberikan catatan tanggapan adanya oknum LSM yang suka melakukan intimidasi dan sebagainya, Aliansi tidak menginginkan hal itu. Aliansi ingin LSM dapat bertindak profesional menjunjung idealisme tinggi dan mampu berbuat yang baik dan positif,” ujar Mulyadi.
Lebih lanjut, Mulyadi menjelaskan apabila stakeholder membuat kebijakan ada kesalahan tentunya wajib kita ingatkan “Tetapi tidak harus di tekan, maupun di peras. Lsm harus memberikan edukasi yang baik, karena tugas LSM salah satunya mengawal dan menegakan peraturan sesuai per Undang-undangan. Bila sudah kita edukasi dan nekat, tentunya LSM wajib melakukan upaya hukum melalui pihak ke tiga yaitu APH, jangan APH dulu baru kita melakukan perbaikan internal.
Diharapkan Aliansi ini bisa menerbitkan kode etik LSM pendidikan “Minimal anggota yang ada di Aliansi memiliki standart pemahaman, standart gerak, moral sehingga teman-teman memiliki nilai positif di mata masyarakat,” pungkasnya.
Untuk diketahui, saat ini Aliansi Pendidikan memiliki 8 anggota LSM yang tergabung. Selain anggota dewan, istri Walikota Depok Ibu Elly Farida juga di nobatkan sebagai penerima penghargaan dalam kegiatan Aliansi Pendidikan Kota Depok. (Agus)












