Kasal: Kepahlawanan Ratu Kalinyamat Sangat Selaras dengan Perjuangan Angkatan Laut

Loading

Jakarta,reportaseindonesia.id | Dalam rangka menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian generasi muda akan sejarah perjuangan para pahlawan dalam mempertebal kebanggaan sebagai bangsa, sekaligus untuk menghargai jasa para pahlawan yang telah berjuang dan berkorban demi bangsanya serta dapat dijadikan tauladan dalam membela negara, TNI angkatan laut (TNI AL) menggelar talkshow dengan tema napak tilas ratu Kalinyamat pahlawan maritim Nusantara.

Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menegaskan dukungannya agar Ratu Kalinyamat mendapat gelar Pahlawan Nasional.

Menurut Megawati, negara Indonesia era Nusantara memang merupakan wilayah kepulauan yang memiliki kekuatan maritim yang mumpuni,

“Seperti yang dibangun oleh Ratu Kalinyamat di abad ke-16. Prestasi perempuan Indonesia di masa lalu seringkali dilupakan. Perjuangan Ratu Kalinyamat masih sangat relevan dengan kondisi bangsa Indonesia saat ini,” kata Megawati, Kamis (11/08/2022).

Dalam kesempatan yang sama, Kasal Laksamana TNI Yudo Margono menyampaikan hari ini kita akan bedah buku Ratu Kalinyamat dengan judul Napak Tilas Ratu Kalinyamat yang merupakan pejuang bangsa yang telah berjuang melawan Portugis tahun 1570 an dengan membangun kapal-kapal sangat selaras dengan Angkatan Laut saat ini

“Dimana Angkatan Laut saat ini memiliki fungsi pertahanan negara di laut, penegakan hukum dan peran diplomasi. Ketiganya ada didalam buku buku sejarahnya beliau yang akan dibedah diatas KRI Dewaruci,” ujar Kasal saat jumpa pers.

Lebih lanjut Kasal menjelaskan selaku pimpinan Angkatan Laut memberikan fasilitas KRI Dewaruci karena dalam buku ini dan dalam kepahlawanan Ratu Kalinyamat sangat selaras dengan perjuangan Angkatan Laut “Dulu mungkin kapal yang digunakan belum ada mesin pas rasanya buku ini kita bedah diatas KRI Dewaruci yang merupakan KRI kebanggaan prajurit Jalasena Angkatan Laut,” jelasnya.

BACA JUGA :   ILUNI UI Menggebrak Perfilman Indonesia dengan IMAC 2024!

“Kita hadirkan bu Mega yang sangat paham tentang sejarah dan memberikan semangat kepada kami prajurit Jalasena Angkatan Laut. Beliau menyampaikan kebanggaan sebagai negara maritim, visi misi sebagai negara maritim dan menjadi penyemangat kepada kami prajurit Jalasena,” pungkas Kasal.

Senada dengan Megawati, menurut Lestari, sepak terjang Ratu Kalinyamat di abad ke-16 menunjukkan ketika itu kita mampu membangun kekuatan maritim, sehingga mampu menjaga wilayah kedaulatan kita dari serangan musuh.

“Nilai-nilai yang ditanamkan Ratu Kalinyamat seperti nilai kebangsaan, membangun kekuatan maritim dari sisi ekonomi dan politik, menurut Rerie, sapaan akrab Lestari, masih sangat relevan dengan kondisi bangsa Indonesia saat ini,” kata Rerie.

Bahkan, tegas Rerie, para pemimpin bangsa di masa lalu, seperti Bung Karno sangat menghormati Ratu Kalinyamat dengan berziarah ke makam Ratu dari Jepara itu pada tahun 1952.

Menurut Rerie, pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Ratu Kalinyamat sekaligus akan melestarikan nilai-nilai kebangsaan dan pikiran besar

“Ratu Kalinyamat dalam membangun kekuatan maritim dan nilai-nilai kesetaraan gender, yang bisa menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam menjawab tantangan masa depan bangsa,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Ratu Kalinyamat merupakan salah satu putri dari raja Demak trenggana (1521-1546) adalah seorang ratu dari kerajaan Kalinyamat di Jepara satu-satunya raja wanita pada abad 16 yang berani dan berhasil membangun kekuatan angkatan laut yang besar dan kuat sekaligus membangun fakta pertahanan dengan Cirebon, Banten, Palembang, Aceh, Malaka serta Tidore untuk menyerang Portugis. (Agus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *