Kampar, reportaseindonesia.id | Bumdes ( Badan Usaha Milik Desa) melaksanakan penanaman jagung serentak kuartal III dan penanaman jagung dilahan perhutanan sosial program ketahanan pangan tahun 2025 didesa Gunung Malelo, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Kamis pagi ( 11/9/2025).
Hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Koto Kampar Hulu yang diwakili oleh Kasi PMD, Sarjiono, kepala desa Gunung Malelo, Hidayat Mathri,S.Pdi beserta jajarannya, Babinsa Koramil 12/XIII Koto Kampar, Serda Jumadi dan Kopka J.Hendri, Bhabinkamtibmas desa gunung malelo, Aipda M.B Jailani, SH, kepala BPP Koto Kampar Hulu, Aminah,S.Pi beserta stafnya, ketua LPM , Foni Milwa, perwakilan BPD, Korcam ( Kordinator Kecamatan) , Apriwaldi, SP, Pendamping Lokal Desa ( PLD ), Khainur Fadillah dan Direktur Bumdes Parit Nan Tinggi, Restu Hidayat beserta anggota .
Kepala desa Gunung Malelo, Hidayat Mathri,S.Pdi dalam penyampaiannya mengatakan, Alhamdulillah pada pagi ini kita dapat bersama dalam kegiatan penanaman jagung perdana yang dikelola oleh Bumdes Parit Nan Tinggi dan dengan niat serta tekad kita bersama semoga hasilnya nanti sesuai harapan kita nantinya.
” Penanaman jagung ini bibitnya sekitar 10 kilogram yang akan kita tanam dan cabai sekitar 15 ribu batang dan jagung serta cabai dapat kita panen besok sebanyak mungkin.
Jadi kami harapkan kepada direktur Bumdes supaya dapat mengawasi dan juga rekan – rekan perangkat desa serta masyarakat semuanya, harap Hidayat Mathri.
” Mari sama-sama kita awasi bersama dan ini merupakan barometer majunya sebuah desa karena ini juga program strategis bapak presiden Prabowo yaitu Swasembada Pangan.
Mudah – mudahan desa kita ini bisa ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan pembangunan negara kita ini,tutupnya.
Ditempat yang sama, Bhabinkamtibmas desa gunung malelo, Aipda M.B Jailani, SH dalam arahannya menyebutkan, Penanaman jagung ini dikelola oleh Bumdes dan tentunya memiliki anggaran dari negara, dalam pengelolaan anggaran negara saya berharap serta menghimbau , terutama kepada direktur Bumdes agar laksanakan sesuai SOP.
” Jangan kita berbuat , lalu pertanggung jawabannya kita tidak bisa memberikan pertanggung jawabannya ,lalu kita dinilai oleh pihak yang bisa menilai bahwa kita gagal , karena pertanggung jawabannya mutlak kepada direktur Bumdes.
Kami dari pihak kepolisian menghimbau jangan timbul masalah diatas masalah , artinya sesuaikan dengan koridor yang ada, tegasnya.
Lebih lanjut dikatakannya, Bagi pelaksana Bumdes yang tidak mengetahui tentang penyelenggaraannya silahkan berkordinasi dengan kepala desa atau Kapolsek selaku bimbingan kita yang ada dikecamatan untuk minta petunjuk.
” Supaya tidak terjadi kesalah pahaman dilapangan karena ini menggunakan anggaran ,bagi anggota Bumdes yang telah ditunjuk oleh direktur Bumdes dan saya berharap berkerja sama yang baik jangan berbohong dalam berkerja sebab ini uang negara sehingga perlu kita pertanggung jawabkan, ucap Jailani.
Sementara itu Camat Koto Kampar Hulu yang diwakili oleh Kasi PMD, Sarjiono dalam penyampaiannya menuturkan, Pada kesempatan ini pemerintahan koto kampar hulu mengucapkan terima kasih kepada Bumdes yang telah melaksanakan penanaman jagung perdana pipil dan mungkin ada penanaman komoditi – komoditi lainnya yang akan dikembangkan.
” Ketahanan pangan ini merupakan program nasional bapak presiden kita yaitu bapak Prabowo dan bagaimana kita bisa swasembada pangan dikemudian hari, sehingga dimulailah dari desa sebagai ujung tombak dari pada untuk memproduksi pangan – pangan yang ada disekitar kita.
Pada kesempatan ini saya kagum melihat lahannya sangat bersih dan mudah -mudahan dari awal perencanaan ini hingga sampai pelaksanaan serta hasilnya sesuai pula dengan harapan kita bersama , sebutnya.
Ia menambahkan, Ini merupakan kegiatan baru yang digelontorkan dari pemerintah desa yang digulirkan dana ke Bumdes untuk ketahanan pangan sebesar 20 persen untuk tahun ini, dimana sebelumnya ketahanan pangan ini dikelola oleh desa langsung.
” Manfaatkanlah dana yang ada semaksimal mungkin untuk kegiatan – kegiatan dalam rangka pemberdayaan masyarakat, jadi ini bisa dikembangkan juga lahannya serta masyarakatnya untuk dapat berkerja karena ini merupakan membuka lapangan kerja juga bagi masyarakat yang membutuhkan.
Mudah – mudahan dalam rangka kegiatan ketahanan pangan ini sukses selalu dan intinya kami dari pihak kecamatan mendukung dalam kegiatan ini, imbuhnya.
Penulis: Hargono












