Kampar , reportaseindonesia.id |Pembangunan Jembatan Gantung Garuda Tahap II yang menghubungkan Desa Batu Gajah dan Desa Kusau Makmur, Kecamatan Tapung, terus menunjukkan akselerasi yang signifikan.(06/04/2026), proyek strategis Kodim 0313/KPR ini telah mencapai progres pengerjaan sebesar 79,25%.
Satu capaian penting dalam laporan terbaru adalah rampungnya proses pengelasan gapura jembatan secara 100%. Berdirinya gapura ini menandakan struktur utama jembatan telah kokoh, sehingga tim pelaksana kini dapat beralih ke pengerjaan detail dan pengamanan lintasan.
Di bawah cuaca cerah sepanjang hari, sebanyak 10 personel TNI bersama 4 pekerja konstruksi profesional kini tengah memfokuskan pengerjaan pada beberapa bagian teknis lanjutan yaitu,Pemasangan Papan & Ram Kawat: Mulai dikerjakan dengan capaian 19%.Pengecatan & Plang Identitas: Telah mencapai 24%.Pemasangan Plang Anjuran: Progres awal 3%.
Sebelumnya, seluruh struktur fundamental seperti pondasi abutmen, garpu, anchor, serta bentangan seling jembatan telah dinyatakan rampung 100%.Meski progres berjalan positif, tim di lapangan tetap harus berjibaku dengan kendala geografis dan teknis yang tidak ringan. Jarak tempuh antar desa yang mencapai 100 KM seringkali menghambat distribusi logistik. Selain itu, ketiadaan akses listrik di lokasi pembangunan memaksa tim bekerja ekstra.
Hingga saat ini, material bangunan menuju titik seberang sungai tetap diangkut dengan cara dipikul secara manual oleh para prajurit. Sungai dengan kedalaman hingga 7 meter dan arus secepat 3M/S ini menjadi saksi bisu perjuangan TNI dalam membangun akses bagi 1.121 jiwa (500 KK) yang sangat bergantung pada jembatan ini.
Dandim 0313/KPR melalui tim pelaksana lapangan menegaskan prioritas utama untuk memotong isolasi wilayah.
”Kami berupaya semaksimal mungkin agar jembatan bentang 75 meter ini segera tuntas. Dengan rampungnya gapura dan seling, kini kita masuk ke tahap pemasangan lantai dan pengamanan (ram kawat). Situasi di lapangan sangat aman dan terkendali,” ujar tim pelaksana Kodim 0313/KPR.
Jembatan Garuda ini diharapkan akan memangkas waktu tempuh warga secara signifikan dan memberikan rasa aman bagi anak-anak sekolah serta petani yang selama ini kesulitan menyeberangi sungai, terutama saat musim banjir.
Sumber: Pendim 0313/KPR












