Samsat Depok Gelar Opgab, Mempermudah Masyarakat Membayar Pajak Kendaraan

  • Bagikan

Depok,reportaseindonesia.id |Dalam rangka meningkatkan pendapatan di sektor pajak kendaraan Samsat Kota Depok bersama Bapeda menggelar Opgab. (11/07/2019)

Operasi Gabungan (Opgab) Samsat Depok triwulan II tahun 2019 kerjasama dengan lima Polsek, Dishub, dan Jasa Raharja di Jalan Tole Iskandar, selama tiga hari, Selasa-Kamis (9-11/07/2019) bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor.

Hal itu ditegaskan Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Bapenda Provinsi Jawa Barat Wilayah Depok I, N Ida Hamidah saat meninjau Opgab hari terakhir, Kamis (11/07).

“Dengan Opgab ini masyarakat dimudahkan untuk membayar pajak kendaraan bermotor. Penunggak pajak yang terjaring razia, bisa bayar langsung melalui mobil samling yang telah disediakan,” kata Ida Hamidah didampingi Kasi Penerimaan dan Penagihan Tavip Supardi serta Kasubag TU Eddy Aries Adilat.

Ida menambahkan, selain penunggak pajak, masyarakat yang tidak menunggak pajak pun bisa memanfaatkan pembayaran pajak di lokasi razia ini.

Dirinya juga mengakui bahwa jumlah Kendaraan yang Tidak Melakukan Daftar Ulang (KTMDU) mencapai 30 persen dari potensi kendaraan bermotor yang terdaftar di Samsat Depok. Karena itu, pihaknya terus berupaya mengurangi jumlah KTMDU dengan memberikan edukasi dan sosialisasi terkait inovasi kemudahan membayar pajak yang diluncurkan Bapenda Provinsi Jabar. Salah satu inovasinya berupa layanan Samsat J’bret yaitu masyarakat bisa membayar pajak di supermarket (alfamart dan indomart), situs belanja online (bukalapak, tokopedia) serta pembayaran melalui e-samsat BJB.

“Tinggal download aplikasi Sambara di playstore, sudah bisa bayar pajak kendaraan dimana saja. Bawa bukti bayar untuk print out SKPD di layanan samsat terdekat,” tutur Ida.

Ia berharap dengan digelarnya opgab secara rutin dan sosialisasi inovasi kemudahan layanan Samsat kepada masyarakat bisa mengurangi jumlah KTMDU yang ada.”Dari razia ini sudah bisa mengurangi jumlah KTMDU yang cukup signifikan,” ucapnya.

BACA JUGA :   Hidup Ditengah Keterbatasan, Lansia ini Berharap dari Pusat Santunan Keluarga

Saya menginginkan bersama jajaran tentunya koordinasi dengan mitra Polisi, tujuan kami melaksanakan Opgab yang pertama kita bersilaturahmi dengan kepolisian, Dishub, Bank Jabar dan masyarakat.

“Intinya ya kita mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dalam pembayaran pajak, dalam artian kita jemput bola.” pungkasnya

Dalam gelar operasi gabungan di hari terakhir ini petugas yang di stop sebanyak 475 kendaraan baik roda 2 maupun roda 4, 10 kendaraan di tilang Polisi, 30 kendaraan SKPD nya di tahan Bapenda dan total pemasukan wajib pajak yang membayar di samling Rp 15.367.700 dari 38 kendaraan yang di stop. ” (agus/rin)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 × one =