Bogor,reportaseindonesia.id | Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Peduli BUMD mendatangi Kantor PDAM Tirta Kahuripan, Kantor Bupati dan Kejari Cibinong. (09/08/19).

Saat ditemui seusai melakukan orasi Fakih Koordinator aksi menyampaikan kepada reportaseindonesia.id tujuan dilaksanakan aksi kali ini tidak lain untuk melakukan kontrol sosial

Advertisement

“Kami melakukan unjuk rasa hari ini untuk menjalankan fungsi Kami sebagai Pemuda sebagaimana telah diamanatkan Regulasi UU No. 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan yaitu salah satu fungsi pemuda adalah melakukan Kontrol sosial terhadap Pemerintah Maupun Pemerintah Daerah” papar Korlap

Lebih lanjut Fakih menyampaikan bahwa Bupati dan PDAM TK telah melakukan tindakan Maladministrasi Sistim Penyediaan Air Minum (SPAM) di Perumahan Sentul City yang diduga merugikan daerah dan ini sesuai dengan LAHP (Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan) Ombudsman RI perwakilan Jakarta Raya tertanggal 7 November 2018.

Kami juga mendesak APH (Aparat Penegak Hukum) dalam hal ini Kejari, Polri dan KPK serta Ombudsman agar melibatkan BPK ataupun Akuntan Publik agar segera menghitung kerugian yang ditimbulkan akibat tindakan Maladministrasi tersebut dan jika jumlah kerugian sudah pasti maka pihak yang ada hubungannya seperti halnya Bupati, Sekda selaku pembina BUMD serta Direksi dan Komisaris PDAM TK agar diselidiki sejauh mana keterlibatannya sehingga bisa ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini karena kami yakin sangat kuat dugaan korupsi di kasus ini. “tutup Fakih (agus)

BACA JUGA :   Kejari Depok berikan Materi Hukum dalam Kegiatan Non Fisik TMMD ke 112