Pekanbaru,reportaseindonesia.id | Ditengah penanganan penyebaran wabah Covid 19, Polda Riau terus bekerja menciptakan situasi Kamtibmas yang aman serta kondusif dan baru-baru ini 3 pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) lintas provinsi berhasil diringkus Dit Reskrimum Polda Riau dimana para pelaku Curas yang diringkus Aparat Kepolisian ini adalah HMP, HKS, dan MWM.

Mereka merupakan komplotan pelaku curas lintas provinsi yang sangat meresahkan masyarakat dengan mengincar pabrik/perusahaan yang bergerak dibidang Niaga bahan pokok yang berada dipinggir jalan dan jalur sepi.

Advertisement

Dua lokasi di Pekanbaru menjadi sasaran aksinya yaitu dipergudangan PT. FA Karya Niaga Jalan Siak II Rumbai Pekanbaru tanggal 31 Januari 2020 dan PT Alam Jaya Wira Sentosa, Rumbai Pekanbaru ,Provinsi Riau pada tanggal 9 Maret 2020.

Dalam aksinya HMP berperan sebagai otak aksi,mengancam sekuriti dengan Sajam( Senjata tajam) serta mengikat sekuriti bersama HKS, MVM dan ES (Buron). Setelah berhasil melumpuhkan sekuriti mereka merusak serta membuang recorder CCTV agar aksinya tidak terekam dan setelah dirasa aman mereka menuju tempat penyimpanan brankas untuk ambil isinya secara paksa menggunakan alat linggis serta mesin gerindra yang dibawa AB (DPO), bahkan sampai membobol tembok untuk memperlancar aksinya.

Dalam aksinya pelaku berhasil mengambil uang sebesar Rp. 78 juta, laptop, HP 12 unit.

“Pada saat melakukan aksinya tersangka selalu membawa sajam bahkan tidak segan-segan melukai korbannya,” ujar Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol. Sunarto, Kamis (30/4/2020).

Lebih lanjut dijelaskannya, Begitu mendapatkan laporan dari korban dan Dit. Reskrimum dengan cepat mengungkap kasus ini serta berhasil menangkap para pelakunya, bahkan pada saat melakukan penangkapan petugas dengan terpaksa melakukan tindakan tegas serta terukur.

Terhadap 3 pelaku karena mencoba melawan petugas serta melarikan diri pada saat menunjukan tersangka dan barang bukti lainnya,jelasnya.

BACA JUGA :   Resnarkoba Polres Kampar Kembali Tangkap 3 Pengedar Shabu di Desa Sawah Baru Kampa

Menurut keterangan Dir Reskrimum Polda Riau, Kombes Zain Dwi Nugroho bahwa HMP ditangkap pada Pertengahan bulan April 2020 di Tapanuli Tengah dan sedangkan HKS serta MWM ditangkap di Pekanbaru beberapa hari kemudian.

” Dari tangan pelaku polisi berhasil menyita barang bukti mobil xenia sebagai sarana angkut, laptop, sejumlah handphone hasil curian, linggis, gerinda, gergaji, martil, parang, alat bor, dan kacamata las.

Dari hasil pemeriksaan polisi tersangka HMP merupakan residivis Curas dengan sasaran Brankas perusahaan yang pernah ditahan di LP Medan tahun 2006 dimana selain melakukan aksi di 2 lokasi di Pekanbaru dan komplotan ini juga melakukan aksi di Provinsi lain yaitu merampok pabrik karet PT Bangkinang di Medan menggondol uang Rp. 900 juta.

Kemudian pada tahun 2019 pelaku merampok brangkas di Kota Banjarmasin bersama pelaku D asal Kalimantan dan mendapatkan Rp. 50 juta sert satu buah laptop warna putih.

Selanjutnya pada Maret 2020 bersama pelaku D, S, A dan M berangkat ke Padang Sumatera Barat merampok disebuah pergudangan cat namun dalam aksinya ini hanya mendapat 2 (dua) unit laptop.

” Para pelaku di persangkakan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara dan pelaku yang belum tertangkap masih dilakukan pengejaran serta dimasukkan dalam Daftar Pencurian Orang (DPO), tutupnya.

Sumber : Humas Polres Kampar

Editor : Hargono